Berita Pangkalpinang

Bos Smelter Ini Melenggang Keluar Ruang Sidang Tanpa Dikawal Petugas

Pelaksanaan sidang perkara pertambangan dengan terdakwa Ahmad Febrian alias Febrian, Selasa (2/4/2019) menghadirkan seorang saksi Tim Mabes Polri.

Bos Smelter Ini Melenggang Keluar Ruang Sidang Tanpa Dikawal Petugas
Bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Terdakwa, Syariat saat keluar dari ruangan sidang pun tanpa menggunakan rompi tahanan dan pengawalan petugas. 

BANGKAPOS.COM-- Pelaksanaan sidang perkara pertambangan dengan terdakwa, Ahmad Febrian alias Febrian, Selasa (2/4/2019) siang menghadirkan seorang saksi asal Tim Mabes Polri ini, tampak suasana ruang sidang terlihat relatif sepi pengunjung di ruang sidang utama (Garuda) gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas 1B.

Pantauan bangkapos.com, hanya beberapa orang saja pengunjung yang hadir dan duduk di kursi khusus pengunjung bagian belakang ruang sidang Garuda.

Sementara itu, terdakwa Ahmad Febrian hadir dalam persidangan saat itu, kali ini bos perusahaan pada perusahaan semelter (PT DS Jaya Abadi) terlihat menggunakan kemeja hitam lengan pendek corak putih atau motif batik ini duduk di sudut pojok deretan kursi para penasihat hukumnya.

Dari awal hingga akhir sidang ditutupd oleh ketua majelis hakim, I Nyoman Wiguna  ini terdakwa Ahmad Febrian terlihat serius mendengarkan keterangan seorang saksi asal tim Mabes Polri seputar kronologis kejadian penangkapan sejumlah pasir timah di semelter PT DS Jaya Abadi.

Beragam pertanyaan saat persidangan dilontarkan oleh majelis hakim kepada saksi asal Mabes Polri tersebut, dan dalam kesempatan itu atau selama persidangan terdakwa (Ahmad Febrian) pun terlihat sesekali menundukan kepalanya.

Namun di akhir persidangan atau setelah menutup persidangan, majelis hakim pun sempat menanyakan kepada Ahmad Febrian apakah keberatan terkait atas keterangan saksi, namun terdakwa saat itu mengaku tidak keberatan.

"Sidang akan kita agendakan lagi minggu depan pada hari Selasa," kata ketua majelos hakim seraya mengetuk palu sebagai tanda kegiatan sidang hari itu ditutup.

Terdakwa Ahmad Febrian saat itu terlihat sempat duduk di kursi pesakitan langsung beranjak berdiri. Seketika itu pula terdakwa bergegas dari arah depan majelis hakim terlihat menuju ke arah belakang ruang sidang tanpa menggunakan rompi tahanan.

Saat itu atau sebelum keluar dari ruang sidang, terdakwa (Ahmad Febrian) sempat mendekati kursi pengunjung bagian belakang guna mengambil tas miliknya.

Lalu seketika itu pula, terdakwa pun melenggang dengan secepatnya berjalan seorang diri keluar dari ruang sidang Garuda tanpa dikawal oleh petugas.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved