Selasa, 12 Mei 2026

Fakta di Balik Perjuangan Siswa Peraih Nilai Tertinggi UNBK 2019

Ada kisah perjuangan di balik keberhasilan sejumlah siswa SMA yang meraih nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tertinggi

Tayang:
Editor: khamelia
(KOMPAS.com/MARKUS YUWONO)
Virdiana Inggried Marwanti (18) yang mampu meraih nilai tertinggi UNBK tingkat SMK se DIY, saat ditemui di Rumahnya Bandung, Playen, Gunungkidul Jumat (10/5/2019) 

Ia masuk di kampus tersebut melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

2. Aktif berorganisasi tak halangi Auliansyah berprestasi

Auliansyah Rizki Teknikade menjadi peraih nilai terbaik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) DIY tahun 2019. KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Auliansyah Rizki Teknikade menjadi peraih nilai terbaik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) DIY tahun 2019.

Auliansyah menjadi peraih nilai terbaik Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) DIY tahun 2019.

"Kaget dan saya tidak menyangka kalau menjadi peraih nilai terbaik," ujar Auliansyah Rizki Teknikade saat ditemui Kompas.com, Jumat (10/05/2019).

Dari 4 mata pelajaran, Auliansyah Rizki Teknikade mendapatkan nilai 396. Mata pelajaran fisika, remaja 17 tahun ini mendapat nilai 100, mata pelajaran Matematika 100, mata pelajaran Bahasa Inggris 100, dan mata pelajaran Bahasa Indonesia 96.

Remaja kelahiran Yogyakarta, 29 Mei 2001 ini mengaku pada kelas X dan kelas XI lebih aktif berkegiatan. Selain itu, ia juga aktif di organisasi OSIS dan menjabat sebagai wakil ketua.

3. Komitmen untuk fokus belajar sebelum ujian

Auliansyah menceritakan, saat duduk di kelas X dan kelas XI dirinya memang tidak terlalu giat belajar.

Seperti layaknya pelajar pada umumnya, Auliansyah juga pernah tidur di kelas.

"Saya mempunyai komitmen, H-7 ujian baik semester atau ujian akhir fokus untuk belajar," katanya.

Setelah naik kelas XII, pria yang tinggal di Desa Nitiprayan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul ini memutuskan untuk berhenti berkegiatan.

Anak pasangan Yusnita Ritonga dan Cholis Aunurrohman ini memilih fokus belajar untuk persiapan UNBK.

Meskipun demikian, dirinya tidak memasang target khusus meraih nilai terbaik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Jujur saya tidak target, hanya coba jalani. Bismillah saya berusaha semaksimal mungkin," tegasnya.

4. Nilai UNBK SMK di DIY mengalami peningkatan

Simulasi UNBK 2019 di SMA Negeri 3 YogyakartaDok. Humas SMAN 3 Yogyakarta Simulasi UNBK 2019 di SMA Negeri 3 Yogyakarta

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, nilai rata-rata UNBK mengalami peningkatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved