Mumi Paling Tua Ternyata Berasal dari Chile, Ini Penjelasannya

Bedanya lagi, masyarakat Mesir adalah peradaban kompleks yang memumikan raja mereka, Firaun.

Mumi Paling Tua Ternyata Berasal dari Chile, Ini Penjelasannya
abc.net.au
Ilustrasi Mumi 

BANGKAPOS.COM – Mumi paling tua di dunia bukan berasal dari Mesir. 

Dilansir dari CNN Travel, mumifikasi ternyata telah dilakukan oleh masyarakat Chincorro yang tinggal di teluk pantai Gurun Atacama sekitar 7.000 SM.

Lokasi itu sekarang ada di Negara Chile.

Mumifikasi adalah perubahan yang terjadi pada mayat karena penguapan cairan jaringan sehingga proses pembusukan oleh bakteri yang terdapat dalam saluran pernapasan dan pencernaan terlambat yang menyebabkan tubuh menjadi kering dan susut, kulit berwarna kehitam-hitaman, keras, dan kaku. 

Masyarakat Chincorro telah mengembangkan teknik mumifikasi sekitar 5.000 SM, kurang lebih 2.000 tahun lebih awal sebelum masyarakat Mesir Kuno.

Bedanya lagi, masyarakat Mesir adalah peradaban kompleks yang memumikan raja mereka, Firaun.

Sementara masayrakat Chinchorro adalah para pemburu dan pegumpul pra-keramik dengan tujuan mumifikasi untuk menghormati orang mati.

Ditemukan di dekat pantai

Mumi di Chile pertama kali ditemukan sekitar satu abad lalu oleh seorang arkeolog Jerman, Max Uhle.

Lokasi penemuan adalah di dekat pantai Arica yang kini bernama Chinchorro.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved