Minggu, 12 April 2026

Inilah Sosok Gus Miftah Guru Spritual Sekaligus Pembimbing Deddy Corbuzier Menjadi Mualaf

Inilah Sosok Gus Miftah Guru Spritual Sekaligus Pembimbing Deddy Corbuzier Menjadi Mualaf

Editor: M Zulkodri
Tribun Jogja/Hermawan Handaka
Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Kabupaten Sleman,Yogyakarta Kiai Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah. Senin. (17/06/2019). (Tribun Jogja/Hermawan Handak) 

Inilah Sosok Gus Miftah Guru Spritual Sekaligus Pembimbing Deddy Corbuzier Menjadi Mualaf

BANGKAPOS.COM -Saat Gus Miftah disebut menjadi guru spiritual yang hari ini akan membimbing Deddy Corbuzier mengucapkan dua kalimat syahadat, namanya bikin penasaran.

Ya, Gus Miftah, sosok yang disebut akan mendampingi Deddy Corbuzier mengucap dua kalimat syahadat pada Jumat 21 Juni 2019 hari ini di Jogjakarta di di Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta.

Siapakah Gus Miftah?

Nama Gus Miftah diketahui makin ngetren di pelbagai kalangan, baik di pedesaan, perkotaan bahkan di luar negeri.

Gus Miftah bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman adalah kiai muda dan pemimpin pondok pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta.

Ulama muda NU itu dikenal sebagai pendakwah di dunia malam mulai kelas bawah hingga atas, akrab dengan kaum marginal dan sering tampil serta membaur bersama orang orang di kafe.

Semua dalam rangka dakwah.

Gus Miftah bercerita tentang berbagai topik, termasuk rencana Deddy Corbuzier masuk Islam jadi mualaf, Senin (17/6/2019)
Gus Miftah bercerita tentang berbagai topik, termasuk rencana Deddy Corbuzier masuk Islam jadi mualaf, Senin (17/6/2019) (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Dia pun kini kondang di kalangan pesantren maupun di luar ponpes.

Gus Miftah asli Ponorogo, lahir di Lampung kemudian kuliah di Yogyakarta.

Namanya mulai viral saat video di Youtube muncul saat Gus Miftah memberikan pengajian di klub malam Bosche di Bali.

Kini video-video pengajian yang diunggah di Youtube ditonton oleh ratusan ribu bahkan jutaan viewer dalam hitungan minggu.

 

Gus Miftah kelahiran Lampung 5 Agustus 1981 ini sering mengenakan blangkon, rambut gondrong, dan kadang berkacamata hitam.

Menggunakan Bahasa Jawa campur Indonesia, melawak untuk selingan ceramahnya. Kadang shalawatan dan puji-pujian berbahasa Jawa penuh makna.

Biasa berdakwah di kelap malam, tempat lokalisasi dan salon plus-plus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved