Berakhir Ditembak Mati, Begini Nasib Para Preman yang Ditangkap di Era Soeharto

Saat Soeharto menjadi presiden di Orde Baru, tidak jarang para preman yang ditembak mati. Di era 1980-an, kehidupan era Orde Baru menjadi perhatian

Berakhir Ditembak Mati, Begini Nasib Para Preman yang Ditangkap di Era Soeharto
KOMPAS/JB SURATNO
Ilustrasi - Soeharto. Soeharto Mimpi Aneh hingga Membuat Keluarga Tertawa, 2 Tahun Setelahnya Wafat pada 27 Januari 2008. 

Bangkapos.com - 

Saat Soeharto menjadi presiden di Orde Baru, tidak jarang para preman yang ditembak mati.

Di era 1980-an, kehidupan era Orde Baru menjadi perhatian khusus.

Zaman pemerintahan Soeharto marak aksi preman jalanan yang populer dengan sebutan gabungan anak liar (gali).

Akibat aksi mereka roda perekonomian RI sebenarnya sering terganggu.

Banyak dari para preman ini yang memanfaatkan kekuatan dan kekuasaan untuk menarik pungutan liar.

Satu contohnya adalah kawasan terminal yang sudah dikuasai oleh para gali membuat para pengusaha bus terus mengalami kerugian, banyaknya begal yang membajak bus dan truk di jalanan, dan lainnya.

Kata-kata Bijak Sang Proklamator Soekarno Untuk Menyambut HUT Kemerdekaan RI

Presiden Soeharto lalu memerintahkan agar segera dibentuk tim yang beranggotakan aparat TNI/Polri ( saat itu ABRI) untuk melaksanakan operasi penumpasan kejahatan terhadap para begal yang makin marak dan merugikan.

Hingga tahun 1982, Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Awaloedin Djamin telah melakukan berbagai operasi penumpasan kejahatan.

Dilansir dari Surya.co.id (Grup TribunJatim.com) Polri melancarkan Operasi Sikat, Linggis, Operasi Pukat, Operasi Rajawali, Operasi Cerah, dan Operasi Parkit di seluruh wilayah Indonesia serta berhasil menangkap 1.946 penjahat.

Halaman
1234
Penulis: tidakada006
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved