Kamis, 7 Mei 2026

Ternyata Ini Asal Usul Nama Indonesia dari Catatan Bung Hatta Sampai Peran STOVIA

Indonesia punya sejarah panjang, tak begitu saja diterima, melewati banyak peristiwa melibatkan banyak pemuda, sampai diproklamasikan sebagai negara

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Dok. Kompas
UPACARA penaikan bendera Sang Saka Merah Putih di halaman gedung Pegangsaan Timur 56 (Gedung Proklamasi). Tampak antara lain Bung Karno, Bung Hatta, Let Kol Latief Hendraningrat (menaikkan bendera), Ny Fatmawati Sukarno, dan Ny SK Trimurti. 

Kalau mau ditelisik lebih lanjut, ungkap Hatta, penyebutan mendekati kata "Indonesia" sudah lebih dulu lagi dimunculkan oleh GW Earl, ilmuwan Inggris juga.

Bedanya, Earl menggunakan terminologi "Indunesians" dan "Malayunesians", sebagai penyebut untuk penduduk yang tinggal di kawasan yang sama.

Bila Earl menyatakan kata "Indunesians" hanya dalam arti etnologis, tulis Hatta, Logan memberikan pada kata Indonesia suatu pengertian geografis murni untuk menyebut kepulauan yang sekarang masuk wilayah Indonesia.

“Sekalipun dia (Logan) bukan penganjur penambahan penamaan-penamaan Yunani, dia sama sekali tidak berkeberatan terhadap nama Indonesia, yang bagi orang Eropa bernada Yunani, karena menurut pendapatnya kata nusa (pulau) yang berasal dari bahasa Melayu itu mungkin sama tuanya dengan kata nesos Yunani,” papar Hatta.

Arti politik

Dalam artikel tersebut, Hatta menjabarkan runutan penggunaan nama Indonesia untuk tujuan politik. Menurut dia, nama Indonesia sudah terus dipakai oleh Perhimpunan Indonesia sejak 1922.

Indonesia, lanjut Hatta, juga resmi dipakai oleh Gerakan Perdamaian Internasional Sipil, untuk merujuk wilayah yang waktu itu disebut Belanda sebagai Hindia Belanda.

“Bagi kami orang Indonesia, nama Indonesia mempunyai arti politik dan menyatakan suatu tujuan politik. Dalam arti politik karena dia mengandung tuntutan kemerdekaan, bukan kemerdekaan Hindia-Belanda melainkan kemerdekaan Indonesia dari Indonesia (Indonesisch Indonesie),” ungkap Hatta.

Dia pun menjelaskan, penamaan Indonesia juga menyatakan suatu tujuan politik.

“Karena dia melambangkan dan mencita-citakan suatu Tanah Air di masa depan dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya,” tegas dia.

Tambahannya, Hatta menyebut bahwa pada saat tulisannya itu terbit sudah tak ada lagi satu pun koran Indonesia yang memakai kata Hindia Belanda sebagai terjemahan harfiah dari Nederlands-Indie.

Penjelasan lebih lanjut Hatta soal arti politik penamaan Indonesia, dimuat dalam artikel terpisah yang terbit di Indonesia.

Dalam buku Mohammad Hatta: Politik, Kebangsaan, Ekonomi, artikel terpisah ini dimuat menggunakan judul Sekitar Perjuangan untuk Indonesia, sebagaimana tulisan Hatta yang dimuat pada 1929 di Indonesia Merdeka.

Silang budaya

Sejarawan Peter Carey mengamini asal-usul nama Indonesia antara lain dicetuskan oleh Logan, sebagaimana disebut Hatta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved