Kisah Mengenang Ishak Daud, Panglima GAM yang Berani, Berhati Lembut nan Tampan

Mengenang Ishak Daud, Panglima GAM yang Berani, Berhati Lembut dan Tampan

Kisah Mengenang Ishak Daud, Panglima GAM yang Berani, Berhati Lembut nan Tampan
SERAMBINEWS.COM/Screen shot Youtube AchehNational
Almarhum Ishak Daud saat bersama masyarakat di Aceh Timur 

Kisah Mengenang Ishak Daud, Panglima GAM yang Berani, Berhati Lembut nan Tampan

BANGKAPOS.COM, BANDA ACEH -- Tanggal 8 September 2004 merupakan hari kelabu bagi perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Pada hari itu, satu pejuang gerilya GAM yang amat disegani di wilayah Peureulak, Aceh Timur syahid.

Ia adalah Ishak Daud, yang dikenal sebagai Panglima GAM Wilayah Peureulak.

Adapun Ishak Daud syahid dalam satu pertempuran hebat dengan prajurit TNI di kawasan Babah Krueng, Peureulak Timur, Aceh Timur.

Ishak Daud syahid dengan penuh luka tembak di bagian kepala dan dada.

Tiga Ronde, Khabib Nurmagomedov Kalahkan Dustin Poirier di UFC 242, Dapat Bonus Ratusan Juta Rupiah

Ikut pula istrinya, Cut Rostina syahid di sisinya dalam pertempuran terakhir itu.

Ishak Daud bersama istrinya dimakamkan di Desa Blang Glumpang, Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur, tiga hari setelah tertembak.

Sejak peristiwa kelabu itu, GAM berduka.

Bendera bintang bulan setengah tiang berkibar menjadi saksi bisu atas syahidnya Sang Panglima.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved