Bukan Lagu Genjer-Genjer, Ternyata Lagu Ini Bikin Ngeri Pemerintah

Pada 30 Sepember, rakyat Indonesia akan mengenang serta memperingati tragedi kemanusiaan Gerakan 30 September (G30S) yang telah terjadi tahun 1965

Bukan Lagu Genjer-Genjer, Ternyata Lagu Ini Bikin Ngeri Pemerintah
via Intisari-Online.com
Film G30S/PKI 

Selama ini sebagian besar masyarakat hanya mengenal lagu Genjer-Genjersebagai lagu yang dilarang karena dianggap berbau PKI.

Namun, ternyata selain lagu Genjer-genjer, ada sebuah lagu lagi yang berbau PKI dianggap justru lebih kuat pengaruhnya.

Lagu tersebut berjudul "Darah Rakyat", namun hingga saat ini penciptanya masih belum diketahui.

Ada yang mengkaitkan nama Legiman Hardjono sebagai penggubah lagu tersebut, namun belum ada kepastian yang tepat.

Lagu dengan irama bersemangat disertai lirik yang menceritakan pergerakan rakyat ini pernah dinyanyikan oleh ribuan orang saat diadakan rapat raksasa di Lapangan Ikada.

Melansir dari Sosok.ID, kala itu tahun 19 September 1945, kertas bertuliskan lirik lagu Darah Rakyat dibagi-bagikan kepada setiap orang yang datang di Lapangan Ikada.

Lagu itu dikumandangkan saat kedatangan Soekarno bersama Tan Malaka dan Hatta serta beberapa menteri pemerintahan saat itu.

Dalam pidatonya yang didatangi oleh ribuan rakyat tersebut Soekarno meminta dukungan kepada rakyat untuk Negara yang baru terbentuk tersebut.

Melansir dari buku berjudul "The Blood of The People: Revolution and The End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979)", lagu ini juga menjadi salah satu nyawa di sebuah organisasi di tanah melayu.

Partai Kebangkitan Melayu Malaya (PKMM) yang berdiri pada Oktober 1945 yang kemudian dinyatakan terlarang karena termasuk salah satu partai berhaluan kiri.

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: fitriadi
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved