Misteri Tewasnya Sopir Pribadi, Usai Izin Buang Air 30 Menit, Ditemukan Tewas Tanpa Celana di Semak
Seorang sopir pribadi mendadak tewas saat izin pamit buang air besar ke majikannya
Ia pun membalas perbuatan suami dengan main serong dengan pria lain berinisial BHS (33).
BHS sendiri tak lain merupakan sopir suami YL.
Setelah membeli sianida, BHS dann YL membahas soal eksekusi.
Akan tetapi, keduanya takut untuk membunuh VT.
Akhirnya mereka memutuskan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi suami YL.
Upaya pembunuhan itu berakhir gagal karena korban berhasil menyelamatkan diri.
VT pun langsung melaporkan aksi percobaan pembunuhan itu ke polisi.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, selain karena sakit hati, motif percobaan pembunuhan ini juga lantaran harta.
"Ingin menguasai harta dari keluarga tersebut, sehingga antara saudari YL dengan BHS kemudian merencanakan pembunuhan terhadap suami YL," ucapnya.
Ditipu Selingkuhan
Selain membantu upaya pembunuhan terhadap VT, BHS rupanya juga melakukan aksi penipuan terhadap YL.
Dikutip dari TribunJakarta, BHS menipu YL dengan mengatakan bahwa racun sianida dibeli di Singapura dengan harga 3.000 dolar Singapura.
Padahal, BHS membeli racun sianida via online seharga Rp 500 ribu.
Untuk membeli sianida, YL mencuri uang di ATM suaminya.
"Racun sianida itu terbukti dibeli secara online di Indonesia. Itu hanya pengakuan saudara BHS kepada YL agar diberikan uang yang lebih untuk membeli barang tersebut," kata Budhi, Senin (1/10/2019).
• Fakta-fakta 3 Ibu Rumah Tangga Buka Bilik Cinta di Rumah Juga Jual Obat Kuat dan Alat Kontrasepsi