Santri Ini Pernah 'Ramal' Prabowo Jadi Menteri, Kini Keluar dari Pesantren, Nasibnya Memprihatinkan

Pernah 'Ramal' Prabowo Jadi Menteri, Santri Itu Kini Keluar dari Pesantren, Nasibnya Memprihatinkan

tangkapan layar youtube
viral video santri sebut Prabowo jadi menteri Jokowi 

Santri Ini Pernah 'Ramal' Prabowo Jadi Menteri, Kini Keluar dari Pesantren, Nasibnya Memprihatinkan

BANGKAPOS.COM, MALANG -- Ucapan dari Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan.

Tiga tahun silam, Fikri perah mendapatkan hadiah dari Presiden Jokowi setelah menyebutkan 3 nama menteri.

Namun saat itu, Fikri yang tengah menuntut ilmu di Pondok Pesantren API Tegal Rejo Malang menyebut Megawati Soekarnoputri, Ahok, dan Prabowo Subianto sebagai menteri.

Deretan Fakta Artis Putri Amelia Ditangkap Berzina, Si Putri Pariwisata Digerebek saat Lakukan ini

Misteri PNS yang Tewas Dicor Terungkap, Pelakunya Mantan Teman Sekantor : Meja Kami Bersebelahan

Walau jawaban yang diberikan Fikri salah, Presiden Jokowi tetap memberikan hadiah sepeda.

Dua tahun berlalu, tak disangka ucapan Fikri yang spontan dikatakan itu menjadi kenyataan.

Diketahui, Prabowo Subianto sudah resmi menjadi Menteri Pertahanan sejak Rabu (23/10/2019).

Fikri mengakui saat itu dirinya hanya spontan menjawab.

"Saya hanya spontan menjawab karena grogi, aslinya saya tidak tahu jabatan mereka. Karena waktu di pondok saya tidak pernah menonton televisi," ujarnya melansir dari Tribunjateng.com, Jumat (25/10/2019) siang.

Reaksi Sang Bos Jadi Sorotan Saat Tahu Pria ini Rela Masak di Kantor Demi Keluarga di Kampung

Sebuah video juga memperlihatkan kala Fikri melihat dirinya sendiri 3 tahun lalu.

Ia mengaku masih malu saat mengingat momen pertemuannya dengan Presiden Jokowi.

"Malu sebenarnya, tapi saya mengambil hikmah dari pertemuan itu. Bagi saya yang terpenting berani dulu untuk maju, karena banyak santri tak berani maju saat Presiden meminta sejumlah santri untuk menjawab pertanyaan," paparnya.

Kini, Fikri tak lagi menuntut ilmu di pondok pesantren karena terkendala ekonomi keluarga.

Fikri membantu menyokong kebutuhan keluarga dengan bekerja di tempat pembuatan kain tenun.

Abu Bakar Al-Baghdady, Pemimpin ISIS Dikabarkan Tewas di Tangan Pasukan Komando AS di Suriah

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved