Jumat, 8 Mei 2026

Ingat Ical dan Flo di Film Laskar Pelangi? Begini Cantik dan Tampannya Mereka Setelah Dewasa

Namun rupanya setelah lulus kuliah, dirinya mendapat tawaran bekerja di salah satu hotel di Belitung yang akhirnya dipilih dia.

Tayang:
Editor: Teddy Malaka
Istimewa/Posbelitung
Zulfani dan Marcella el Jolla Kondo 

"Rencana sekarang bergabung dengan PH. Kemudian rencana ke depan ingin mempromosikan Belitung lewat film-film yang saya produksi sendiri. Mungkin beberapa tahun yang akan datang bisa terealisasi," jelas lelaki yang mengidolakan Peter Jackson ini.

Zulfani sempat bercerita mengenai tugas akhirnya di Perfilman IKJ berupa film pendek. Saat itu ia ingin mengangkat cerita Belitung yakni Antu Bubu. Ia berusaha mencari dukungan dan sponsor ke pemerintahan di Pulau Belitung, termasuk ke dinas terkait. Namun ia menyayangkan tak mendapat respon yang positif.

"Bahkan tak ada sama sekali respon dari pihak terkait. Saya tidak ingin memojokkan pihak mana pun. Hanya ingin menyampaikan apa adanya saja. Seharusnya didukung juga masyarakat yang ingin berkontribusi memajukan pariwisata dengan caranya sendiri tapi tetap ada pertanggungjawabannya," ucap Zulfani yang akhirnya menyelesaikan tugas akhirnya berupa film pendek memakai dana pribadi dan dibantu teman-temannya.

Menurutnya pariwisata di Belitung saat ini sudah berkembang pesat. Namun, perlu didukung oleh masyarakat untuk mempromosikannya lebih gencar. Seperti orang-orang Belitung di luar Belitung, lanjutnya, yang tengah studi atau bekerja bisa mengenalkan Belitung lebih dalam lagi.

"Banyak loh yang taunya Bangka dan Belitung itu satu. Padahal kan dipisahkan sama laut. Dengan begitu kita juga bisa membantu pemerintah dalam mempromosikan daerah kita," tutur alumnus SMA N 2 Tanjungpandan ini.

Anak kedua dari empat bersaudara ini berharap Belitung bisa seperti Bali, di mana wisatanya diserbu wisatawan mancanegara namun tetap mengedepankan dan melestarikan budaya tradisi lokal.

"Lebih dari itu masyarakat bisa menyaring hal-hal baru yang masuk ke masyarakat Belitung. Tidak semuanya bisa diserap oleh budaya dan tradisi lokal," harapnya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Zulfani bersama Sutradara Gundala Joko Anwar dan asisten sutradara I, II, dan III.
Zulfani bersama Sutradara Gundala Joko Anwar dan asisten sutradara I, II, dan III. (ist)
Behind the scene saat Zulfani jadi kru film A Man Called Ahok (baju kuning) dan Putrama Tuta sang sutradara (baju biru).
Behind the scene saat Zulfani jadi kru film A Man Called Ahok (baju kuning) dan Putrama Tuta sang sutradara (baju biru). (ist)
Di belakang layar Zulfani sebagai Second Assistant Director bersama Tommy Dewo First Assistant Director di film Gundala.
Di belakang layar Zulfani sebagai Second Assistant Director bersama Tommy Dewo First Assistant Director di film Gundala. (ist)
Zulfani bersama Sutradara Gundala Joko Anwar dan asisten sutradara I,II, dan III.
Zulfani bersama Sutradara Gundala Joko Anwar dan asisten sutradara I,II, dan III. (ist)

(*)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved