Antrean BBM di SPBU Bangka Belitung

Kapolda Bangka Belitung Perintahkan Tindak Pengerit BBM Subsidi

Untuk itu, jajarannya dari tingkat polda hingga polsek diminta untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.

Kapolda Bangka Belitung Perintahkan Tindak Pengerit BBM Subsidi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono 

Kapolda Bangka Belitung Perintahkan Tindak Pengerit BBM Subsidi

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Semakin panjangnya antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi solar dan bensin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi perhatian Kapolda Brigjen Pol Istiono.

Ditemui Selasa (12/11/2019) Brigjen Pol Istiono mengatakan pembelian BBM subsidi secara berulang kemudian kembali diperjualbelikan demi mendapatkan keuntungan melanggar hukum.

SPBU di Bangka Belitung Dikuasai Pengerit, Suherman: Sudah Mengganggu Ketertiban Umum

Untuk itu, jajarannya dari tingkat polda hingga polsek diminta untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.

"Keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM subsidi untuk kendaraan di SPBU akan ditindaklanjuti saya perintahkan jajaran hingga tingkat Polsek menindak para pelaku," kata Istiono.

Antrean panjang di setiap SPBU di Kota Sungailiat dan Pangkalpinang terjadi tiap hari khususnya SPBU yang menjual BBM subsidi jenis solat dan bensin atau premium.

Penambahan Kuota BBM Bukan dari Pertamina, Wicaksono: Itu Urusan Pemerintah Kasih atau Tidak

Di Sungailiat ada enam SPBU yang menjual BBM subsidi jenis solar empat diantaranya juga menjual BBM subsidi jenis bensin.

Untuk solar antrean sudah terjadi sejak subuh bahkan sejumlah kendaran pengerit sudah mengantrikan kendaran sejak malam hari. Otomatis hal ini menggangu arus lalulintas karena memakan bahu jalan.

Sedangkan antrean BBM jenis bensin di Sungailiat biasanya terjadi siang hingga sore hari tergantung pasukan tiba dari Pertamina.

Sebagian besar yang mengantri adalah para pengerit yang kemudian akan menjual kembali BBM tersebut baik untuk solar maupun bensin.

Antrean di SPBU Mengular, Pengamat Publik Menilai Perlu ada Solusi Alternatif

Jika bensin dijual kembali ke penjual eceran maka untuk solar diduga kuat untuk memasok tambang tambang timah.

"Kita akan melakukan operasi PETI penggunaan BBM bersubsidi untuk tambang tidak dibenarkan dan melanggar UU migas akan kita tindak," tegas Istiono. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved