Sabtu, 25 April 2026

Tak Cuma Ahok yang Dapat Jabatan di BUMN, Ada Chandra Hamzah dan Rotasi Direktur BUMN

Rotasi pimpinan BUMN ini termasuk menjadikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Editor: Teddy Malaka
Super Ball/Feri Setiawan
Erick Thohir, Menteri BUMN 

BANGKAPOS.COM - Tak hanya Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang mendapat jabatan baru di pos BUMN. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir rupanya melakukan rotasi sejumlah pimpinan perusahaan BUMN. 

Selain Ahok, mantan Komisioner KPK, Chandra Hamzah yang sempat dipanggil ke kantor Kementerian BUMN rupanya mendapat tempat sebagai komisaris BUMN perbankan.

Siapa saja selain Ahok dan Chandra Hamzah yang mendapat posisi baru?

--------------------------------------------------

Setelah sebelumnya mengalihkan seluruh pejabat eselon I ke direksi perusahaan BUMN, kini Erick kembali merotasi pimpinan perusahaan BUMN. 

Rotasi pimpinan BUMN ini termasuk menjadikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Komisaris Utama Pertamina. 

Selain Pertamina, Erick juga merombak pimpinan PT Bank Tabungan Negara (BTN). 

Berikut daftar rotasi atau perombakan perusahaan BUMN yang diumumkan Erick Thohir hari ini, Jumat (22/11/2019): 

1. Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina

Ahok resmi ditunjuk Erick Thohir sebagai Komisaris Utama Pertamina. 

"Ya, Insya Allah saya rasa sudah putus dari beliau. Pak Basuki akan menjadi komisaris utama di Pertamina," kata Erick sebagaimana dikutip dari tayangan KompasTV, Jumat (22/11/2019).

Erick menyatakan proses pengangkatan Ahok sebagai Komisaris Utama bisa dilakukan hari ini atau Senin pekan depan.

PT Pertamina dan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama
PT Pertamina dan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama (Pertamina.com - KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)

"Kalau Pertamina kan bukan TBK, jadi bisa segera proses (pengangkatan Ahok sebagai Komisaris Utama), bisa hari ini ataupun Senin," kata dia. 

Menurut Erick Thohir, salah satu target yang harus dicapai Pertamina seiring masuknya Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina adalah bagaimana Pertamina bisa mengurangi impor minyak dan gas (Migas). 

"Kenapa pak Basuki di Pertamina apalagi didampingi Pak Wamen (Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin) juga,

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved