Menteri Kesehatan dr Terawan Bicara Soal Rokok Elektrik, Akankah Vape Dilarang Dijual?

Menkes enggan langsung menjustifikasi bahwa rokok elektrik atau vape berbahaya bagi kesehatan dan harus dilarang.

Menteri Kesehatan dr Terawan Bicara Soal Rokok Elektrik, Akankah Vape Dilarang Dijual?
kompas.com
Tren rokok elektrik saat ini mulai menjadi gaya hidup baru dan menjadi alternatif bagi para perokok. Salah satu pengunjung sedang mencoba cairan (liquid e-juice) di The Colony Vape Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (25/8/2016). 

Apa yang Belum Didalami dengan Baik Jangan Komentari kata Terawan Soal Rokok Elektrik

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Penggunaan dan jual beli rokok elektrik menjadi polemik. Ada yang pro dan ada yang kontra terhadap produk tersebut.

Ada wacana jika rokok elektrik akan dilarang untuk kepentingan kesehatan. Namun sampai sejauh ini, belum ada larangan resmi dari pemerintah.

Aspirasi masyarakat terkait pro-kontra produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik bakal ditampung Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Menkes enggan langsung menjustifikasi bahwa rokok elektrik atau vape berbahaya bagi kesehatan dan harus dilarang.

"Nanti kita menampung dari semua lapisan masyarakat, apa yang mereka ini kan.

Jangan malah menjustifikasi sesuatu untuk hal yang belum jelas," ungkap Terawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, minggu lalu.

Terawan mengatakan, dampak kesehatan dari pemakaian rokok elektrik sejauh ini memang belum diketahui.

Karena memang belum ada penelitian komprehensif yang dilakukan.

Oleh karena itu, ia tidak mau berkomentar lebih jauh soal bahaya rokok elektrik untuk kesehatan.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved