Senin, 4 Mei 2026

Kriminalitas

Update Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, 2 Saksi Bilang Mobil Melintas dengan Kencang

Sebelum kejadian ditemukannya hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin tewas di dalam mobilnya ternyata ada dua orang warga yang melihat mobilnya

Tayang:
Editor: khamelia
kolase/tribunnews
PENEMUAN Mayat Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin Diduga Korban Pembunuhan 

BANGKAPOS.COM--Sebelum kejadian ditemukannya hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin tewas di dalam mobilnya ternyata ada dua orang warga yang melihat mobil tersebut melaju kencang.

"Ada dua orang saksi yang melihat mobil tersebut melintas sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian," kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Bitler Sitanggang, Selasa (3/12/2019).

Ia mengatakan kedua warga yang menjadi saksi tersebut masing-masing berinisial E Boru G perempuan dan L alias S laki-laki.

"Keduanya melihat mobil Toyota Prado BK 77 HD milik korban melintas di Dusun II dan melaju dengan kencang sekitar pukul 05.30 WIB," terang orang nomor satu di Polsek Kutalimbaru ini.

Ia menceritakan saat itu, saksi berinisial E Boru G hendak ke pasar untuk membeli kebutuhan rumah tangganya. Saat itu pula, sambung Bitler, mobil Land Cruiser jenis Prado membunyikan klakson saat melewati saksi E.

"Terus saksi E langsung mengklakson balik dan dipikirnya itu keluarganya. Makanya ia klakson balik,"ujar Kapolsek.

Saat itu, akunya, mobil yang mendahului E terlihat dengan kecepatan tinggi saat melintas di daerah dusun II.

MISTERI Pembunuhan Hakim Medan Mulai Terkuak, 18 Orang Diperiksa Termasuk Asisten Cantik Sang Hakim

Aspri Cantik Hakim Jamaluddin Cut Rafika Lestari Keluar dari Polrestabes Medan hingga Sore

Begitu juga halnya dengan saksi L alias S. Seorang warga berjenis kelamin pria yang saat itu tengah berolahraga persis di depan rumahnya.

"Mobil Prado itu juga mengklakson saksi yang saat itu sedang berolahraga. Dan saksi menegor sambil melambaikan tangan," terangnya.

Saksi kedua juga menyatakan kepada petugas kalau mobil tersebut melaju dengan kencang.

Pria dengan balok tiga dipundaknya ini menyatakan saat diklakson kedua saksi dengan mobil korban berada dalam posisi searah.

"Lokasi mobil korban mengklakson saksi kurang lebih sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP)," terangnya.

Kemudian, masih dikatakan Bitler, kedua saksi ini menyatakan kalau jam 13.00 WIB mobil yang mengklakson mereka sudah menabrak pohon sawit di areal perkebunan sawit yang berada di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Sebelum kejadian ditemukannya jasad Humas PN Medan, aku Bitler, kedua saksi yang merupakan warga sekitar heran kenapa mobil Land Cruiser Prado BK 77 HD melaju kencang.

"Padahal jalan di dusun tersebut tidak beraspal," ujarnya.

Ia juga menyatakan sampai saat ini, Polsek Kutalimbaru sudah memeriksa sebanyak 6 saksi dari warga sekitar.

"Betul, sudah 6 orang yang kita periksa sebagai saksi. Termasuk orang yang melihat korban jam 05.30 WIB di lokasi kejadian," kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Bitler Sitanggang, Selasa (3/12/2019) seraya menyatakan Polda Sumut mungkin ada periksa saksi juga.

Ia mengatakan sampai sekarang pihaknya belum menerima hasil autopsi dari pihak rumah sakit Bhayangkara.

"Kita juga masih menunggu hasilnya. Jadi tolong sabar ya,"ujarnya.

Orang nomor satu di Polsek Kutalimbaru ini mengaku kalau Hakim PN Medan Jamaluddin merupakan korban pembunuhan mengingat posisi jasad korban berada di bangku tengah dan cuma sendiri di dalam mobil.

"Dugaan Jamaluddin merupakan korban pembunuhan. Tidak mungkin kecelakaan. Karena dia sendiri di dalam mobil. Lagipula, tidak ada bercak darah. Kalau dengan kondisi mobil seperti itu, pasti ada bercak darah, dan ini tidak ada. Berarti bukan kecelakaan," terang Bitler.

Ia berharap wartawan untuk bersabar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam pengungkapan kasus tewasnya Humas PN Medan.

"Kalau ada informasi baru, pasti saya akan bagikan. Karena tugas saya akan terbantu dengan adanya wartawan,"katanya.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengamankan beberapa saksi beserta barang bukti.

"Saksi ada kami amankan. Kalau tidak salah jumlahnya secara keseluruhan ada 18 orang. Ada juga kita amankan barang bukti," ujarnya.

Baim Wong Datangi Apartemen Marshanda, Ibunda Paula Verhoeven Menangis, Begini Reaksi Paula

Mengenai nama dari saksi yang diperiksa, pria dengan melati dua di pundaknya ini tidak mau memberitahukan. Begitu juga dengan barang bukti yang diamankan.

"Kami juga ada menyerahkan barang bukti ke labfor untuk diselidiki,"ujarnya.

Mengenai apakah kematian Humas PN Medan ada sangkut pautnya dengan cinta segitiga, MP Nainggolan menyatakan pihaknya belum bisa memberi komentar.

"Itu saya belum tahu," ucapnya singkat.

(akb/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, 2 Saksi Bilang Mobil Melintas dengan Kencang
Penulis: Sofyan akbar

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved