Banjir Belitung
Banjir Belitung, 300 Rumah Terendam, Ketinggian Air Ada yang Mencapai Leher Orang Dewasa
Sekitar 300 rumah warga Kampung Amau, Kelurahan Parit dan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung terendam banjir.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sekitar 300 rumah warga Kampung Amau, Kelurahan Parit dan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung terendam banjir.
"Untuk sementara ini, perkiraan ada 300 rumah yang terendam banjir. Namun untuk berapa RT (Rukun Tetangga) belum bisa kami data, karena masih fokus evakuasi," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Abdul Sani kepada Posbelitung.co, Jumat (6/12/2019).
Air yang merendam rumah warga ini, dari segi kedalaman bervariasi. Ada yang setinggi lutut orang dewasa hingga leher orang dewasa.
"Yang paling tinggi di bagian Amau pak Basir, seleher orang dewasa. Kalau untuk posko kami belum membangun, karena melihat kondisi air sudah mulai surut," ujarnya.
• Korban Banjir di Kampung Amau dan Kelurahan Kampung Damai Belitung Dievakuasi
Diperkirakan, kata Abdul Sani air laut surut mulai pukul 13.00 WIB. Sehingga dengan air laut tersebut surut, maka secara otomatis banjir akam semakin menyurut.
"Ini sudah mulai surut, dia tergantung air laut, kalau air laut surut maka genangan air di rumah warga akan terbuang ke laut," bebernya.
Realisasikan Pengerukan Alur Sungai Kampung Amau
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, tetap merencanakan pengerukan alur sungai sepanjang Kampung Amau, Kelurahan Parit dan Kelurahan Kampung Amau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada tahun 2020 mendatang.
• Update Cuaca Bangka Belitung, Ini Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat, Waspada Banjir!
Itu sangat diperlukan, untuk mengantisipasi banjir yang sekarang ini kembali melanda Kampung Amau
"Ya jangan sampai tidak dicoba, kami akan tetap melakukan pengerukan alur kembali pada tahun depan. Karena walaupun bagaimana, pasti berdampak pada pengurangan volume banjir," kata Sanem kepada Posbelitung.co, Jumat (6/12/2019).
Namun yang harus di antisipasi dalam pengerukan alur nanti, kata dia, tidak boleh terlalu dalam, lantaran pondasi dibagian talud tersebut tidak terlalu dalam.
"Kalau dalam nanti pondasi kiri kanan akan rubuh. Tapi tetap akan kita lakukan nanti dan yang di sayangkan disini tidak bisa masuk alat berat, karena sudah banyak rumah warga, jadi dengan cara manual saja nanti," bebernya.
• BREAKING NEWS: Kampung Amau Belitung Banjir, Warga Khawatirkan Ketinggian Air dan Takut Masuk Rumah
Kampung Amau, Kelurahan Kampung Parit, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (6/12/2019) dilanda banjir lantaran hujan tak kunjung berhenti sejak semalam.
Air sudah mulai menggenangi Kampung Amau sejak pukul 08.00 WIB. Ratusan rumah terendam banjir hingga sekarang.
Hingga ini ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mengecek-lokasi-banjir-kampung-amau-keluraha.jpg)