Video Pegawai Honorer Masuk Got Viral, Lurah Jelambar Dibebastugaskan
Sebuah video viral itu, yaitu video pegawai honorer masuk got di Jelambar Jakarta Barat. Ini penjelasan Kepala Inspektorat DKI Jakarta
Video Pegawai Honorer Masuk Got Viral, Lurah Jelambar Dibebastugaskan
BANGKAPOS.COM - Agung Triatmojo, Lurah Jelambar dibebastugaskan hari ini, pada Senin (16/12/2019).
Diketahui, Agung Triatmojo dibebastugaskan hari ini, dampak dari sebuah video viral.
Sebuah video viral itu, yaitu video pegawai honorer masuk got di Jelambar Jakarta Barat.
Ini penjelasan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Michael Rolandi, soal pemecatan Lurah Jelambar.
Michael Rolandi mengaku sangat menyayangkan beredarnya puluhan pegawai honorer berendam di saluran penghubung (PHB) di wilayah setempat pada Selasa (10/12/2019) lalu.
Ia membenarkan, jika Lurah Jelambar Agung Triatmojo dicopot hari ini.
Ia mengatakan, pembebasan tugas ini mengacu Pasal 27 pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Aturan itu menyebutkan, bagi PNS yang diduga melanggar disiplin dan kemungkinan bakal dikenakan sanksi hukuman berat, maka dibebastugaskan dari jabatannya.
“Dibebastugaskan dalam rangka pemeriksaan penjatuhan hukuman oleh atasan langsungnya,” kata Michael saat jumpa pers di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (16/12/2019).
Menurut dia, atasan langsung lurah adalah camat. Karena itu, Camat Grogol Petamburan yang menjadi pimpinan langsung Agung akan diinstruksikan untuk memberikan sanksi.
“Sementara dia (Agung) dapat dibebastugaskan, nah ini yang mungkin nanti kepada Pak Wali Kota Jakarta Barat untuk melakukan pemeriksaan dalam rangka penjatuhan disiplin,” ujar Michael.
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Rustam Effendi menyatakan segera instruksikan Camat Grogol Petamburan untuk menjatuhkan sanksi kepada Agung.
Rustam menargetkan, penjatuhan sanksi itu dilakukan paling lambat empat hari kemudian.
“Segera dilakukan pemeriksaan untuk melakukan penjatuhan hukuman disiplin kepada Lurah Jelambar beserta panitia terkait dalam proses rekrutmen PPSU tersebut,” kata Rustam. (faf)
Ketua DPRD DKI Desak Copot Lurah Jelambar
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk mencopot jabatan Lurah Jelambar, Jakarta Barat bernama Agung Triatmojo.
Menyusul viralnya puluhan anggota Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang nyebur di saluran air karena diduga mendapat instruksi lurah sebagai syarat perpanjangan kontrak pada 2020 mendatang.
“Ini bukan yang pertama yah, sudah ada kejadian di tempat lain juga.
Copot semua lurah, sekretaris lurah dan kasie-kasie yang terlibat,” kata Prasetio Edi kepada wartawan pada Senin (16/12/2019).
Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta harus bertindak tegas kepada oknum PNS yang indisipliner.
Hal ini sebagaimana PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Hukum Displin PNS.
“Harus ada tindakan tegas kepada oknum yang mempunyai ide plonco untuk perekrutan PPSU yang baru,” ujar Prasetio.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta sudah memeriksa Lurah Jelambar, Agung Triatmojo beserta jajarannya karena diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Hukum Disiplin PNS.
Pemeriksaan itu berkaitan dengan viralnya video yang menayangkan belasan pegawai honorer di wilayah setempat masuk got berisi air keruh sebagai syarat perpanjangan kontrak di tahun 2020 mendatang.
“Seluruh panitia dan Lurah selaku Kepala Unitnya sedang di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari Tim Gabungan Inspektorat dan BKD"
"baik dari tingkat provinsi maupun tingkat wilayah kota Jakarta Barat,” kata Chaidir berdasarkan keterangan yang diterima pada Minggu (15/12/2019) pagi.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta sedang memeriksa Lurah Jelambar, Agung Triatmojo beserta jajarannya karena diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Hukum Disiplin PNS.
Pemeriksaan itu berkaitan dengan viralnya video yang menayangkan belasan pegawai honorer di wilayah setempat masuk got berisi air keruh sebagai syarat perpanjangan kontrak di tahun 2020 mendatang.
“Seluruh panitia dan Lurah selaku Kepala Unitnya sedang di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari Tim Gabungan Inspektorat dan BKD"
"baik dari tingkat provinsi maupun tingkat wilayah kota Jakarta Barat,” kata Chaidir berdasarkan keterangan yang diterima pada Minggu (15/12/2019) pagi.
Perbuatan Agung diduga melanggar akibat sikapnya dinilai tak manusiawi dan tak cerminkan pegawai pemerintah yang bertugas melayani masyarakat.
Adapun Agung beserta jajarannya telah diperiksa sejak pekan lalu.
“Kami mendapat laporan dari pejabat wilayah dalam hal ini Wali Kota Jakarta Barat, yang kemudian kami tindaklanjuti dengan menggali keterangan dari yang bersangkutan,” ujar Chaidir.
Chaidir mengaku belum bisa memutuskan jenis sanksi yang akan diberikan kepada Agung.
Sebab keputusan ada di tangan pimpinannya dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Hasil pemeriksaaan nanti akan diserahkan kepada pimpinan sesuai dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Hukum Disiplin PNS,” katanya.
“Apabila hasil BAP disimpulkan bahwa dugaan terhadap Indisipliner, atasan langsung akan menjatuhkan hukuman disiplin dari tingkat ringan sampai berat, berupa pembebasan jabatan sebagai lurah,” tambahnya.
Lurah Jelambar Agung Triatmojo masih aktif berkerja di Kantor Kelurahan Jelambar. Ia disebut masih mengikuti rapat di Kecamatan Grogol Petamburan, Senin (16/12/2019).
Sementara itu Wakil Wali Kota Jakarta Barat M Zen mengaku belum menerima informasi terkait pembebas tugasan Lurah Jelambar.
"Belum ada info, sepengetahuan saya sepertinya belum, tapi non aktif itu kewenangan Provinsi," kata M Zen ditemui di Kantor Wali Kota, Jakarta Barat, Senin (16/12/2019).
Namun kata M Zen sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi terkait pembebas tugasan Lurah Jelambar.
"Kalau nonjob pasti ada pemberitahuan tapi sepengetahuan saya sampai saat ini belum ada," kata M Zen.
Saat disambangi di kantor kelurahan, Agung Triatmojo menghindar.
Seorang pegawai mengatakan lurah tengah mengikuti rapat di Kantor Kecamatan.
"Katanya sih lagi rapat di kantor kecamatan," kata seorang pegawai yang mau disebutkan namanya.
Namun saat dikonfirmasi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta mengaku tidak memiliki jadwal rapat dengan Lurah Jelambar.
"Katanya sih Pak Lurah ada kegiatan melepas kegiatan warga di Ancol," jelas Didit lewat sambungan telepon.
Diketahui Diketahui seleksi perpanjangan kontrak pegawai honorer K-2 dan non K-2 di Jelambar, Grogol Petamburan viral di media sosial.
Dalam video terlihat para pegawai menceburkan diri ke dalam saluran air hitam.
Disitu mereka tampak saling memijat punggung kawannya satu sama lain.
Beberapa orang berpakaian dinas terlihat memantau dari atas saluran air sambil memberikan Instruksi.
Komentar Sandiaga Uno
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, menanggapi soal puluhan pegawai honorer K2 yang diduga disuruh berendam di got.
Menurut Sandiaga ada cara yang lebih efektif untuk menanamkan kedisiplinan untuk para pegawai.
"Kalau saya melihat tanpa ada alasannya kenapa mereka disuruh nyebur ke kali, ada cara yang lebih efektif untuk mengajak mereka berdisiplin," kata Sandiaga di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (15/12/2019).
Sandiaga Uno menyebut peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi agar ke depannya ada batasan untuk meningkatkan mental pegawai.
Menurutnya, pimpinan harus bisa menanamkan budaya kerja cerdas kepada bawahannya.
"Ke depan kita harus lebih berhati-hati ada tentunya keinginan untuk meningkatkan mental dan fisik dari PNS kita tapi juga ada batasan-batasan," ucap Sandiaga.
"Jadi ini bisa menjadi masukan ke kita jangan dijadikan ajang salah menyalahkan tapi ajang evaluasi. Bagaimana kita bisa menanamkan budaya kerja keras kerja cerdas di kalangan PNS ini dengan metode-metode yang kekinian," tambah Sandiaga.
Dirinya menyebut cara kekinian tersebut bisa dilakukan dengan pelatihan model baru dengan menggunakan teknologi.
Selain itu, bisa juga dengan berolahraga.
"Kalau kita mau ngetes fisik ajak saja lari atau push up atau cross fit itu. Mereka juga akan bisa lebih mendapatkan efeknya ya fisik," kata Sandiaga.
Sebelumnya, ramai sebuah video di media sosial twitter dan instagram yang menyebut ada kegiatan pegawai honorer K2 di lingkungan DKI Jakarta yang masuk ke got di Kelurahan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
BREAKING NEWS: Lurah Jelambar Dibebastugaskan Hari Ini, Imbas Kasus Video Pegawai Honorer Masuk Got
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BREAKING NEWS: Lurah Jelambar Dibebastugaskan Hari Ini, Imbas Kasus Video Pegawai Honorer Masuk Got
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/honorer-dirusuh-masuk-got.jpg)