Senin, 13 April 2026

Kasus Penusukan

Kapolres Pangkalpinang Bersyukur Warga Batu Belubang Tidak Anarkis

Kapolres bersyukur masyarakat batu Belubang tidak bertindak anarkis, mereka memberikan jalan untuk masyarakat Selapan keluar dari rumah

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Petugas kepolisian melakukan pendataan di ruang Anton Sujarwo Polres Pangkalpinang, Sabtu (21/12/2019) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono mengatakan, kurang lebih 100 orang warga asal Selapan Sumatera Selatan dievakuasi ke Aula Polres Pangkalpinang.

"100-an orang, masyarakat Desa Selapan ini diamankan di Polres Pangkalpinang menggunakan mobil BNPB," ujar AKBP Iman Risdiono di Desa Batu Belulang, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Sabtu (21/12/2019) malam.

Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan kepala desa, sesuai perjanjian yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak, bilamana ada kerusuhan pihak warga Selapan akan diusir dari Desa Batu Belubang.

"Konsekuensinya masyarakat Selapan akan diusir dari desa ini, begitu menurut keterangan ibu kepala desa, " kata Kapolres.

Kapolres bersyukur masyarakat Batu Belubang tidak bertindak anarkis, mereka memberikan jalan untuk masyarakat Selapan keluar dari rumah menuju ke mobil BNPB Babel untuk diungsikan.

Dea Warga Selapan Sumsel Memeluk Erat Bayinya Masuk ke Mobil Brimob: Saya Kepikiran Anak

Arpan Korban Penusukan di Batu Belubang Sempat Koma Selama Satu Jam

Warga Selapan Sumsel Berbondong-bondong Diungsikan ke Polresta Pangkalpinang

Tak Terima Ditegur Kebut-kebutan Warga Asal Selapan Tikam Ayah dan Anak, Ratusan Warga Mengamuk

Korban Penusukan di Desa Batu Belubang Adalah Ayah dan Anak, Begini Kronologisnya

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved