Kamis, 9 April 2026

PT Pertamina Bentuk Satgas Naturu dan Jamin Suplai BBM di Tol Trans Sumatera

“Komitmen itu terimplementasi dalam bentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dalam dua (2) periode.

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
kolase tribun-timur.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- PT Pertamina memastikan membentuk satgas untuk mengamankan suplai Bahan Bakar Minyak selama Natal dan Tahun Baru di Wilayah Sumatera. Satu di antara langkah yang diambil adalah menyediakan 12 titik SPBU di Tol Trans Sumatera untuk antisipasi mudik dan musim liburan.

Memasuki penghujung tahun 2019 dan menuju malam pergantian tahun baru 2020, merupakan salah satu masa liburan yang paling ditunggu-tunggu.

Bertepatan dalam masa tersebut, Umat Nasrani juga turut merayakan salah satu hari besar mereka yakni Hari Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember.

Tidak ingin menghapus senyuman dan kegembiraan saat bersama teman, pasangan, maupun keluarga saat liburan, Pertamina berkomitmen untuk mengawal distribusi dan keamanan energi.

“Komitmen itu terimplementasi dalam bentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dalam dua (2) periode.

Periode pertama sudah dilakukan pada 11-29 November lalu, untuk periode kedua mulai hari ini 18 Desember hingga 8 Januari 2020.

Jauh sebelum masa liburan dan setelah masa liburan itu sendiri Tim Satgas Nataru Pertamina siap melayani masyarakat,” jelas General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju, Joko Pranoto melalui rilis resmi yang diterima bangkapos.com.

Menurut Joko, stok dan ketahanan hari seluruh produk olahan Kilang RU III Plaju dalam jumlah yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Untuk kapasitas produksi kilang sendiri, Joko menuturkan Kilang RU III Plaju berada di angka 105 hingga 110 Million Barrel (MB) dengan rata-rata ketahanan produk di angka 5 hari.

“Jadi kehandalan kilang dalam kondisi yang maksimal untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya yang akan kami lakukan adalah memastikan Tim Satgas Nataru di kilang untuk memonitor kinerja baik ini serta tidak lupa berkoordinasi dengan Tim Satgas Nataru di Marketing Operation II Sumbagsel,” tambah Joko.

Sementara itu, dari sisi pemasaran, GM MOR II Sumbagsel, Primarini menyatakan bahwa Tim Satgas Nataru sudah melakukan prediksi kebutuhan energi selama Natal dan Tahun Baru.

“Untuk jenis bahan bakar Gasoline (Pertamax, Pertalite, Premium) diprediksi ada peningkatan sebesar +2.5%, Gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) turun sebesar -4.2%, Avtur turun sebesar -5%, dan untuk LPG ada peningkatan sebesar +3.6%. Jika dibandingkan dengan Satgas Nataru 2018, Gasoline ada peningkatan +2.6%, Gasoil meningkat +1%, Avtur turun -28%, dan LPG meningkat +3.4%,” kata Primarini.

Memastikan pelayanan maksimal selama Satgas Nataru, Primarini mengungkapkan Pertamina memiliki tiga (3) program selama masa satgas, yakni Pertamina Mendistribusi untuk memastikan ketercukupan energi di lapangan, Pertamina Melayani untuk pelayanan ekstra bagi pelanggan Pertamina, dan Pertamina Mengedukasi & Berbagi yakni membagikan tips seputar energi dan tim contact center serta aktivasi kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Untuk Pertamina Mendistribusi, kami menyediakan 12 titik SPBU di Tol Trans Sumatera, satu (1) SPBU Reguler dan 11 SPBU Modular, untuk yang melalui Jalur Lintas Sumatera, kami juga menyiapkan 63 SPBU Siaga.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved