Sabtu, 25 April 2026

Pedagang Jengkol Raup Untung Belasan Juta Rupiah, Bukan Jengkol Tapi Ini Yang Dijualnya di OLS

Diketahui pelaku dengan inisial EC membuat senjata api rakitan secara ilegal dengan mengubah airsoft gun

Editor: Hendra
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Puluhan senjata api rakitan yang diamankan polisi dari pedagang jengkol di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, TIGARAKSA - EC (42) pedagang jengkol yang berkemampuan merakit senjata api di Kabupaten Tangerang menjual hasil karyanya di lapak jual beli Tokopedia.

Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan kalau di Tokopedia dia bisa meraup untung sampai belasan juta rupiah.

"Senjata rakitan pelaku ini dijual lagi di Tokopedia. Dia bisa untung dengan menjual senjatanya dari Rp 11 juta sampai Rp 13 juta plus bonus 25 butir amunisi," kata Ade di Mapolresta Tangerang, Selasa (24/12/2019).

Ia menjelaskan kalau EC ini juga menerima orderan modifikasi airsof gun ke senjata api sungguhan melalui Tokopedia.

Tidak hanya menawarkan jasa perakitan senjata api, lanjut Ade, EC juga menawarkan senjata yang sudah jadi .

"Biaya upgrade airsoft menjadi senjata api berkisar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta," ungkap Ade.

Paket jasa tersebut juga ditambah dengan bonus amunisi sebanyak 25 butir.

Adapun sebelumnya, Polres Kota Tangerang berhasil menangkap dua pelaku perakit senjata api ilegal di Kabupaten Tangerang.

Ade mengatakan kedua pelaku dengan inisial EC dan JEP berhasil diringkus dari hasil laporan masyarakat.

"Dari informasi masyarakat, EC menjual senjata api, polisi bertindak ternyata benar dan dilakukan penggerebekan di Perum Asri Pasar Kemis," ujar dia.

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui pelaku dengan inisial EC membuat senjata api rakitan secara ilegal dengan mengubah airsoft gun.

"Airsoft gun di-upgrade jadi senjata api oleh tersangka EC," kata Ade.

Sedangkan JEP berhasil diringkus polisi dari hasil pengembangan keterangan yang dituturkan tersangka EC.

JEP berperan sebagai pembuat sparepart untuk meng-upgrade airsoft gun menjadi senjata api.

"JEP bekerja sebagai operator mesin bubut Cikupa. Membuat silinder (senjata api) atas perintah EC," ujar Ade.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved