Breaking News:

Awas, Jangan Sering Main Game dalam Ruangan yang Tidak Terang

Banyak alasan yang membuat orang lebih nyaman bermain game dalam kondisi ruangan gelap.

Editor: suhendri
Wahyunanda Kusuma Pertiwi/Kompas.com
Seorang anak sedang mencoba bermain game. 

Otak akan berhenti memproduksi melatonin yang dibutuhkan tubuh.

Melatonin sendiri adalah hormon yang merangsang tubuh untuk tertidur.

Jadi jika produksi melatonin terganggu, maka siklus tidur juga akan terganggu sama seperti jet lag.

Tak hanya itu, akibat produksi melatonin terganggu, maka siklus istirahat otak pun ikut dipengaruhi.

Secara tidak langsung, hal itu dapat menyebabkan berkurangnya daya ingat otak, dan sulit menangkap pelajaran atau hal-hal baru.

Bahkan kurangnya hormon melatonin juga akan mengakibatkan otak sulit berkembang, hingga bisa berdampak pada penyakit kelupaan alzheimer.

Tak sampai di situ saja, akibat dari kekurangan hormon melatonin juga bisa mengakibatkan gangguan psikologis, seperti depresi.

Paparan sinar layar ponsel juga dapat mengurangi jumlah kedipan mata, sehingga berimpikasi pada ketegangan mata, iritasi, kekeringan, hingga mata kabur.

2. Kebutaan

Tak hanya iritasi, kekeringan, hingga mata kabur, kebutaan juga merupakan salah satu risiko yang bisa terjadi akibat kerap bermain ponsel di kegelapan.

Bahkan, belum lama ini ada kasus kebutaan akibat kerap bermain game di tempat gelap.

Dilansir dari laman Kompas.com, Surya Utama (19) warga Kabupaten Asahan kehilangan kemampuan melihatnya sejak Juni lalu.

Pasalnya, cahaya yang dapat ditangkap matanya sanga sedikit.

Bahkan, sorot lampu senter yang diarahkan ke matanya tak mampu terlihat.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved