Angka Kemiskinan di Era Jokowi Disebut Tertinggi Selama Dua Dekade
Kemiskinan hingga ketimpangan kesejahteraan yang terjadi saat ini diungkapkan Juru Bicara Presiden Republik Indonesia Fadjroel Rachman dipengaruhi
Angka Kemiskinan di Era Jokowi Disebut Tertinggi Selama Dua Dekade
BANGKAPOS.COM - Kemiskinan hingga ketimpangan kesejahteraan yang terjadi saat ini diungkapkan Juru Bicara Presiden Republik Indonesia Fadjroel Rachman dipengaruhi sejumlah faktor.
Satu di antaranya adalah komoditas pangan dan non pangan yang rutin dikonsumsi masyarakat, baik di perkotaan maupun di perdesaan.
Berdasarkan Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) bulan September 2019, tercatat ada sebanyak 13 komoditas pangan yang memengaruhi kemiskinan.
Komoditas tersebut antara lain, beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, gula pasir, kue basah, kopi bubuk dan kopi instan, tempe, roti, tahu, bawang merah dan lainnya.
Sedangkan komoditas non pangan yang memengaruhi kemiskinan ada sebanyak delapan buah.
Komoditas non pangan tersebut antara lain, perumahan, bensin, listrik, pendidikan, perlengkapan mandi, angkutan (transportasi), pakaiana jadi perempuan dan lainnya.
Namun, hal yang disesalkan oleh Fadjroel Rachman adalah rokok yang menjadi penyumbang kedua kemiskinan di Indonesia.
Angka rokok kretek filter bahkan mencapai 11,17 persen di perkotaan, sedangkan sebesar 10,37 persen di perdesaan.
"Tahukah anda, penyumbang terbesar kedua garis kemiskinan di Indonesia? ROKOK! Tidakkah lebih baik kita menghentikan konsumsi rokok ini?," tulis Fadjroel Rachman lewat akun @fadjroeL pada Kamis (16/1/2020).
Fadjroel Rachman pun membanggakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Diungkapkannya, Jokowi-sapaan akrab Joko Widodo; berhasil menurunkan angka kemiskinan selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, tepatnya sejak tahun 2014.
"Sekarang angka kemiskinan terendah dalam 20 tahun terakhir, 9,22 persen! (BPS, 2020). Terimakasih kerja keras Presiden @jokowi & jajaran~ FR," ungkap Fadjroel Rachman.
Bukan Jokowi
Pernyataan Fadjroel Rachman dibantah Staf Pribadi Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ossy-dermawan-dan-fadjroel-rachman-sdffd.jpg)