Jumat, 17 April 2026

Obat Anti Bisa Ular Hanya Ada Satu di Indonesia, Panji Ingatkan Waspada Terhadap Ular Berbisa

Panji Petualang bahkan mengatakan di Indonesia hanya ada satu jenis obatanti bisa ular.

Editor: fitriadi
Monaco Nature Encyclopedi | Wikimedia Commons
Ular weling (hitam putih) dan ular welang (hitam kuning) 

"Informasi dari keluarga, ularnya pertama ditemukan di masjid dekat rumah, dibawa ke rumah. Sempat diperingatkan juga oleh orang tua. Setelah kejadian, ularnya dimatikan. Informasianya ular weling, warnanya hitam dan putih," kata dia.

Hanya Ada Satu Obat di Indonesia

Sulitnya mendapatkan obat anti bisa ular ternyata juga diakui oleh Panji Petualang.

Panji Petualang bahkan mengatakan di Indonesia hanya ada satu jenis obatanti bisa ular.

Hal ini diungkapkannya lewat tayangan YouTube di kanal Panji Petualang, yang diunggah pada Kamis, (22/8/2019).

"Nah teman-teman, khusus untuk anti bisanya, negara kita Indonesia hanya memiliki satu anti bisa buatan dari biofarma, yaitu Biocef Polivalen," terang Panji Petualang dikutip dari Grid.id.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa obat tersebut hanya bisa digunakan untuk mengobati bisa gigitan dari tiga jenis ular.

Gigitan ular jenis kobra, ular tanah, dan ular weling, sedangkan jenis lain seperti king kobra tidak dapat disembuhkan dengan obat tersebut.

"Bisa mengobati gigitan dari Bungarius, yaitu welang atau weling, gigitan agkistrodon rhodostoma, yaitu ular tanah, gigitan ular kobra," imbuhnya.

Beberapa jenis ular seperti king kobra disebutnya tidak dapat disembuhkan hanya dengan obat tersebut.

"dan beberapa ular berbisa lainnya, seperti king kobra, dan lain-lain tidak dapat diobati dengan anti bisa tersebut," pungkasnya.

Panji petualang juga tampak memberi peringatan agar tetap waspada dengan semua jenis ular.

Terlebih jika ingin menangkap ular tersebut maka harus menggunakan safety tools.

"Kita jangan menganggap sepele ular juga gigitannya, safety tools adalah alat yang wajib untuk kita gunakan saat menghadapi ular berbisa maupun tidak," terang Panji Petualang.

Penggunaan safety tools perlu digunakan lantaran tidak banyak orang yang tahu jenis ular berbisa maupun tidak.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved