Sabtu, 18 April 2026

Tes Widal Positif Belum Tentu Kita Kena Tifus, Ini Penjelasannya

Penyakit tifus adalah penyakit usus halus yang disebabkan oleh beberapa tipe kuman salmonella typhi.

Editor: suhendri
Kontan
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, bila musim sedang berganti atau dalam masa pancaroba dan terutama di kota-kota besar, sering kali diikuti dengan munculnya penyakit tifus.

Tidak hanya itu, bahkan mungkin di musim hujan seperti sekarang pun masih banyak yang mrnderita penyakit tifus.

Penyakit tifus adalah penyakit usus halus yang disebabkan oleh beberapa tipe kuman salmonella typhi.

Kuman tifus terutama dibawa oleh air dan makanan yang tercemar karena sumber air minum di Jakarta, umpamanya, kurang memenuhi syarat.

Bisa saja sayuran dicuci dengan air kali yang juga dipakai untuk penampungan limbah dan buangan air kakus.

Padahal, kuman tifus berasal dari kotoran manusia yang sedang sakit tifus.

Karena bila hanya sedikit kuman yang terminum, biasanya orang tidak terkena tifus.

Malahan, kuman yang sedikit demi sedikit masuk ke tubuh itu menimbulkan suatu reaksi imun yang dapat dipantau dari darah yang dikenal sebagai reaksi Widal yang positif.

Di Indonesia, seseorang yang mempunyai reaksi Widal positif, belum berarti ia sakit tifus.

Tetapi, bila reaksi Widal positif ini terjadi seumpama di Swis dan orang itu tidak pernah makan di pinggir jalan Jakarta serta tidak pernah diberi vaksin tifus maka kemungkinan ia benar menderita tifus.

Soalnya, di negara maju, sistem pembuangan limbah disalurkan melalui pipa-pipa tertutup sehingga tidak bercampur dengan kotoran manusia.

Dewasa ini pemeriksaan Widal di laboratorium umumnya dilakukan bila seseorang mengalami demam 1 - 3 hari.

Bila reaksi Widal ditemukan positif, orang menjadi gelisah.

Kadang-kadang, ia makan obat antibiotik sendiri atau memperlihatkan hasil laboratorium itu kepada dokter.

Sering terjadi, dokter langsung memberikan obat tifus kepadanya.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved