Selasa, 21 April 2026

Cara Pria Ini Sembuh dari Virus Corona dan Lolos dari Maut, Bukan Ramuan Bawang Putih

Wabah Virus Corona memang membuat masyarakat dunia kalang kabut. Pasalnya Virus tersebut mematikan dan sudah menyebar ke sejumlah belahan dunia.

Editor: Evan Saputra
Xinhua/Xiao Yijiu
Tiga pekerja medis di Wuhan diperbolehkan pulang dari sebuah rumah sakit setelah dinyatakan sembuh dari virus corona, Selasa (28/1/2020). 

Cara Pria Ini Sembuh dari Virus Corona dan Lolos dari Maut, Bukan Ramuan Bawang Putih

BANGKAPOS.COM - Wabah Virus Corona memang membuat masyarakat dunia kalang kabut. 

Pasalnya Virus tersebut mematikan dan sudah menyebar ke sejumlah belahan dunia.

Banyak masyarakat dunia yang khawatir sekaligus prihatin terhadap masyarakat yang terkena dampak di Wuhan, China sebagai pusat penyebaran. 

Namun ada juga yang mengambil kesempatan tersebut menyebar hoax.

Pihaknya menyebut kalau Virus Corona bisa sembuh hanya dengan menggunakan air rebusan bawang putih.

Info hoax ini berawal dari sebuah akun facebook yang mengunggah video mengenai cara mengolah bawang putih menjadi minuman.

Terlihat dalam video, seorang wanita membawa bawang putih dan gelas dan memberikan penjelasan dengan menggunakan bahasa asing.

Keterangan unggahan video tersebut menyatakan air rebusan bawang putih dapat menyembuhkan virus corona.

Lebih lanjut, situs resmi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), turnbackhoax.id menyampaikan, informasi mengenai air rebusan bawang putih bisa menyembuhkan virus corona adalah hoax.

Parahnya lagi, info ini justru beredar melalui pesan berantai aplikasi chatting.

Pesan tersebut berisi tata cara membuat minuman dari bawang putih ini diklaim mampu menyembuhkan virus corona.

Mafindo telah mengonfirmasi kalau info di dalam pesan berantai itu menyesatkan, seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'HOAKS! Air Rebusan Bawang Putih Tidak Bisa Menyembuhkan Virus Corona'.

Berikut ini isi pesan berantai tersebut.

“Ini bawang puti yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok di tuang 7 gelas air mendidih selama 3 menit setelah itu di minum langsung 2 gelas, ternyata pasien yang kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!"

Dilansir dari cdc.gov, sampai saat ini tidak ada pengobatan antivirus khusus yang direkomendasikan untuk orang yang terinfeksi virus 2019-nCoV.

Orang yang terinfeksi virus ini harus segera mendapatkan perawatan untuk membantu meringankan gejala.

Sedangkan dalam kasus yang parah, perawatan untuk melindungi fungsi organ vital harus benar-benar dilakukan.

Hingga saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi 2019-nCoV.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari virus ini dan melakukan beberapa tindakan.

Di antaranya :

1. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Apabila tidak memiliki sabun, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.

2. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut apabila belum mencuci tangan.

3. Hindari kontak langsung dengan orang yang sakit.

4. Tetap di rumah ketika sakit.

5. Ketika batuk atau bersin, tutupi dengan tisu dan buang tisu ke tempat sampah.

6. Bersihkan benda-benda yang sering di sentuh, seperti ponsel, gagang pintu, setir mobil/stang motor.

Pengakuan Pasien Pertama yang Sembuh dari Virus Corona

Di sisi lain, ada angin segar untuk para pasien yang kini terinfeksi virus corona. 
Pasien terinfeksi virus corona bisa sembuh setelah mengalami masa kritis. 

Hal ini dibuktikan seorang pria berusia 23 tahun dari keluarga Huang, 

Huang awalnya pergi ke rumah sakit karena sakit kepala, pusing, dan kondisi badan yang lemah.

Saat diperiksa pihak rumah sakit, tubuh pasien itu ditemukan infeksi virus corona dengan gejala yang menyerupai flu.

"Saya pulih tercepat karena saya masih muda. Saya baru berusia 23," kata pria yang tidak diketahui namanya itu (panggil Huang) dalam sebuah wawancara, dilansir Daily Mail.

Menurut Huang, kesembuhannya tersebut dapat berlangsung cepat karena usianya yang masih muda dan mendapat perawatan cermat baik dari saudara perempuannya dan juga dokter.

Diketahui, ia seorang pekerja di Stasiun Kereta Hankou dan tinggal di kota Wuhan di mana tempat virus corona mematikan itu berasal.

Tempat ia bekerja tersebut berada di pusat transportasi yang terletak satu kilometer (0,6 mil) bagian barat dari Pasar Grosir Makanan Laut Huanan.

Padahal dikabarkan Pasar Grosir Huanan tersebut merupakan tempat yang dianggap sumber dari berkembang biaknya virus corona yang mengancam jiwa.

Huang menjelaskan, pertama kali merasakan gejala sakit sejak 24 Desember 2019, hingga akhirnya kondisinya memburuk pada hari berikutnya.

Ia pun menceritakan awal dirinya divonis dokter terkena infeksi virus corona.

"Saya menderita demam berulang kali sejak 28 Desember dan 2 Januari dan dirawat di karantina," kata Huang.

Ia sempat berpikir bahwa penyakit yang dideritanya saat itu hanyalah flu biasa.

Maka pada saat itu ia sempat mengambil cuti sakit dari tempat kerja untuk melakukan periksa menuju rumah sakit terdekat.

Huang mengaku dokter memberinya suntikan Penicilin G dan beberapa resep obat untuk diminum.

Tetapi setelah mengonsumsi obat dari dokter selama tiga hari, kondisinya pun tetap tidak kunjung membaik.

Huang, pria yang sembuh dari infeksi virus corona
Huang, pria yang sembuh dari infeksi virus corona (Daily Mail)

Di sisi lain, ia sempat kembali masuk kerja karena khawatir libur cutinya terlalu panjang.

Hingga akhirnya ia kembali demam saat berada di bus menuju stasiun kereta.

Akhirnya Huang kembali kontrol ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ternyata hasil lab dan tes menunjukkan pembacaan abnormal terhadap fungsi hatinya.

Atas kondisinya yang tidak baik tersebut ia mengaku mengalami kritis.

Pada 1 Januari 2020, Huang diduga menderita pneumonia di Rumah Sakit Union, kota Wuhan, Cina.

Lalu, ia dirujuk ke Rumah Sakit Jinyintan, di mana tempat sebagian besar pasien virus corona dirawat dan dikarantina.

"Para petugas medis tidak memaparkan satu inci pun kulit dan terbungkus rapat," tambahnya ketika menggambarkan situasi di dalam bangsalnya.

Lebih lanjut, petugas rumah sakit atau perawat medis berperilaku ramah, berdedikasi, dan pekerja keras.

Saat ia sakit, ia mengaku susah menggerakkan tubuhnya dan harus menghirup oksigen terus-menerus.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kabar Virus Corona Bisa Sembuh Pakai Air Rebusan Bawang Ternyata Hoax, Begini Fakta Sebenarnya, https://surabaya.tribunnews.com/2020/01/29/kabar-virus-corona-bisa-sembuh-pakai-air-rebusan-bawang-ternyata-hoax-begini-fakta-sebenarnya?page=all.

//
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved