Jumat, 8 Mei 2026

Kesehatan

Ustaz Zaidul Akbar Beri Tips Agar Terhindar dari Serangan Jantung

Jangan sampai dipagi hari malah tubuh untuk tidur, oleh karena itu di dalam umat Islam ada larangan untuk jangan tidur di pagi hari antara...

Tayang:
Penulis: Dedy Purwadi | Editor: Teddy Malaka

Dari sinilah saya belajar

Oo ternyata memang Islam, bahwa kolbu kita memang bergantung pibrasinya dan frekvensinya bahkan getarannya dari apa yang kita lihat dan kita latih untuk bisa bergetar.

Contoh, ketika kita melihat matahari atau ketika waktu sekolah dasar (SD) ditunjukan suatu gambar pemandangan, gunung, burung, sawah, matahari dan ada orang-orangan.

Gambar ini kalau kita lihat maka itu adalah sebuah gambar, akan tetap jika kita melihatnya dengan kacamata kolbu atau dengan kacamata iman maka akan berbeda jawabannya, bagaimana caranya.

Di dalam setiap gambar maka jika kita jawab dengan adanya keimanan dan ini supaya di ajarkan pada setiap anak-anak terutama pada setiap anak muslim.

Maka dengan jawaban keimanan, akidah dan ketakwaan yang tinggi, bawah gambar-gambar tersebut akan mempunyai sebuah arti, ini gambar matahari yang sedang menjalankan perintah Allah untuk menyinari dunia, ini gambar gunung yang sedang menancapkan kaki-kakinya dibumi Allah, ini gambar sungai yang sedang memberikan kehidupan untuk makhluk ciptaan Allah.

Itulah perbedaannya, hal seperti itu harus bisa menjaga pibrasi hati kita agar kita semakin takwa kepada Allah. Karena dengan adanya kita melihat itu bukan hanya pada mata saja akan tetapi kita melihat dari mata, hati dan perasaan atau melihat dengan mata kolbu dan Allah akan terlihat di mana-mana," tutup ustaz Zaidul Akbar dalam ceramahnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved