Sabtu, 11 April 2026

Digerebek Andre Rosiade, Mucikari PSK Buka Suara, Singgung Soal Tarif hingga Pria Pemesan

Kasus penggerebekan ini dilakukan oleh Polda Sumatera Barat atas laporan dari politisi Partai Gerindra yakni Andre Rosiade soal adanya prostitusi

Editor: Evan Saputra
Kolase Tribun Padang
Mucikari AS, Andre Rosiade dan PSK N 

Digerebek Andre Rosiade, Mucikari PSK Buka Suara, Singgung Soal Tarif hingga Pria Pemesan

BANGKAPOS.COM - AS (24) , mucikari yang ditangkap terkait penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) Rosiade di hotel Padang, Minggu (26/1/2020), buka suara atas kasus yang menjeratnya.

Kasus penggerebekan ini dilakukan oleh Polda Sumatera Barat atas laporan dari politisi Partai Gerindra yakni Andre Rosiade soal adanya prostitusi online di Padang.

AS yang kini menyandang status tersangka itu mengungkapkan, awalnya hanya iseng sebagai penyedia jasa prostitusi online.

"Pertama kali iseng-iseng. Kegiatan ini justru pertama kali saya lakukan," kata AS, dikutip dari TribunPadang.com, Jumat (7/2/2020).

Ia mengaku mengenal NN--PSK yang menjadi tersangka--melalui aplikasi pertemanan MiChat.

Lalu, AS menawarkan untuk mencarikan NN seorang tamu.

"Awalnya dia (NN) tidak mau, dan bilang saya bisa sendiri. Dan tidak lama kemudian, dia chat lagi untuk dibantu dicarikan tamu,"  ungkapnya.

Pelaku prostitusi online dibekuk tim cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar di sebuah hotel berbintang di Padang, Minggu (26/1/2020).
Pelaku prostitusi online dibekuk tim cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar di sebuah hotel berbintang di Padang, Minggu (26/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Menurutnya, dalam peristiwa penggerebekan tersebut, orang yang memesan kamar yang ditempat oleh NN, bernama Heri.

Namun, dirinya tidak sempat bertemu dan tidak mengenali identitas orang tersebut.

"Kamar yang menyediakan adalah tamu. Dibayar Rp 800 ribu oleh tamu, untuk saya Rp 200 ribu," jelas AS.

Ia menyebut, uang tersebut sudah dibayarkan kepada tersangka NN.

"Karena tamunya memang di kamar, sekali itu main di luar. Biasanya ceweknya stay di hotel yang ditentukan ceweknya," ujarnya.

Saat itu, mereka ingin pindah ke hotel lain, tapi tidak jadi karena percaya kepada pemesan.

Mengenai asal NN yang dari Sukabumi, AS membenarkannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved