Selasa, 19 Mei 2026

Kongres Umat Islam Indonesia 2020

Arab Saudi Stop Umrah, Mahfud MD Batal Pergi Karena Pelarangan Sementara Terkait Virus Corona

"Menurut saya (kebijakan itu) bagus, saya mau berangkat umrah dua minggu mendatang, terpaksa tidak jadi,"jelas Mahfud MD di sela kunjunganya ke Babel.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Dedy Qurniawan
bangkapos.com / Riki Pratama
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahmud MD batal umrah setelah ada larangan sementara umrah dari Pemerintah Arab Saudi 

Arab Saudi Stop Umroh, Mahfud MD Batal Pergi Karena Pelarangan Sementara Terkait Virus Corona Ini

BANGKAPAOS.COM , BANGKA - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pelarangan sementara untuk ibadah umrah demi membatasi penyebaran virus corona dari beberapa negara.

Karena kebijakan tersebut pula, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD membatalkan ibadah umrahnya.

Saat berkunjung ke Bangka Belitung, Mahfud MD mengatakan batal melaksanakan ibadah umrah karena adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Hal tersebut, Mahfud MD sampaikan, dalam kunjunganya ke Keuskupan Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pada Kamis (27/2/2020) siang.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menjelaskan, awalnya berencana ingin melaksanakan ibadah umrah dua minggu lagi.

"Menurut saya (kebijakan itu) bagus, saya mau berangkat umrah dua minggu mendatang, terpaksa tidak jadi,"jelas Mahfud MD di sela kunjunganya di Keuskupan.

Ia menambahkan, Pemerintah Arab Saudi saat ini menutup sementara tempat wisata dan umroh

"Itu kebijakan Arab, ditutup wisata dan umroh nya karena itu untuk kebaikan, setuju, saya setuju, karena Corona,"ujarnya

Mahfud MD menambahkan, kebijakan terkait larangan umrah itu merupakan kebijakan Pemerintah Arab Saudi sehingga Pemerintah Indonesia tidak bisa ikut campur.

"Kebijakan Pemerintah Arab saudi, negara lain tidak boleh ikut campur,"tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Mulyono, mengatakan terkait jamaah asal Babel yang melaksanan Umrah atau Haji pengawasan terdapat di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan dokter yang menemani para jamaah haji.

"Tentunya setiap ingin pergi keluar negeri dan datang dari luar Negeri, KKP menerapkan standar bila ingin berpergian, tentunya dalam hal jemaah haji ada dokter yang menemani, dan umroh juga sesuai standar ada, disuntik vaksin miningitis sebelum haji dan umroh,"jelas Mulyono

Ia menambahkan, dalam melakukan perjalan ke luar Negeri pintu masuk suatu Negara selalu dijaga dan diawasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk mencegah dan penyebaran virus Corona. 

Arab Saudi Cegah Corona 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved