Virus Corona

Wakil Presiden dan Wakil Menteri Kesehatan Iran Terjangkit Virus Corona

Seorang menteri di Iran dilaporkan terkena virus corona setelah dia diketahui berkeringat ketika memberikan informasi di konferensi pers.

AFP/IRAN PRESS
Foto yang dirilis oleh kantor berita Iran Press pada 24 Februari menunjukkan juru bicara pemerintah Ali Rabiei (kanan) dan Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi mengadakan konferensi pers. Sehari kemudian, Harirchi mengumumkan dia terkena virus corona setelah di jumpa pers, dia berkeringat dan terlihat tidak nyaman. 

BANGKAPOS.COM, TEHERAN - Wakil Presiden Iran Urusan Wanita dan Keluarga, Mashoumeh Ebtekar dilaporkan positif terjangkit virus corona.

Sebelumnya, seorang menteri di Iran bernama Iraj Harirchi juga dilaporkan terkena virus corona setelah dia diketahui berkeringat ketika memberikan informasi di konferensi pers.

Iraj Harirchi adalah wakil menteri kesehatan sekaligus kepala satuan tugas yang dibentuk untuk memerangi penyebaran virus asal China itu.

Wabah virus corona di Iran kini meluas. Tercatat ratusan orang positif terjangkit virus yang awalnya berasal dari Wuhan, China.

Kondisi Jemaah Umrah Asal Indonesia di Arab Saudi Pasca Penghentian Umrah ke Tanah Suci

Dikutip Bangkapos.com dari  Associated Press, Kamis (27/2/2020),  angka infeksi virus corona di Iran sudah mencapai 254 orang, termasuk Wakil Presiden Iran Urusan Wanita dan Keluarga, Mashoumeh Ebtekar dan Iraj Harirchi Wakil Menteri Kesehatan Iran

Kasus corona di Iran sudah menewaskan 26 orang.

Media pemerintah juga melaporkan pada hari Kamis bahwa ulama Iran Hadi Khosroshahi meninggal karena virus corona di Qom. Khosroshahi menjabat sebagai duta besar Iran untuk Vatikan setelah revolusi 1979.

Dalam unggahan video, Iraj Harirchi membenarkan bahwa dia terinfeksi virus corona, dan saat ini tengah menjalani isolasi di kediamannya.

Dilansir Sky News, Selasa (26/2/2020), dia berjanji bahwa Pemerintah Iran akan berjuang agar Covid-19, nama penyakit akibat virus, bisa dikendalikan.

Selain Harirchi, seorang anggota parlemen asal Teheran, Mahmoud Sadeghi, dilaporkan juga terkena virus dengan nama resmi SARS-Cov-2.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved