Minggu, 17 Mei 2026

Virus Corona

Sekolah Diliburkan, Guru SD Sekolah Bertaraf Internasional di Jakarta Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang tenaga pengajar tingkat sekolah dasar (SD) ACG School Jakarta diduga terinfeksi wabah virus COVID-19 atau corona.

Tayang:
Editor: khamelia
Warta Kota/Rizki Amana
Gedung ACG School di Jakarta yang salah satu gurunya diduga terkena virus corona 

BANGKAPOS.COM--Seorang tenaga pengajar tingkat sekolah dasar (SD) ACG School Jakarta diduga terinfeksi wabah virus COVID-19 atau corona.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, tak tampak kegiatan belajar mengajar di sekolah bertaraf internasional itu.

Hanya beberapa petugas sekuriti yang berjaga dan melakukan beberapa aktivitas di pos pengamanan sekolah yang beralamat di Jalan Warung Jati Barat, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Team Leader Petugas Sekuriti Sekolah ACG, Firmansyah membenarkan kegiatan belajar mengajar diliburkan akibat adanya dugaan salah satu guru yang terinfeksi virus corona.

"Iya betul (terdapat dugaan infeksi). Kemarin dia sudah enggak masuk. Senin enggak masuk, Selasa, Rabu kita liburkan," kata Firmansyah saat ditemui di lokasi, Paaar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

Firmansyah menuturkan sosok guru yang terduga terinfeksi virus corona itu diperkirakan memiliki usia 40 hingga 45 tahun dengan berjenis kelamin perempuan.

Menurutnya sang guru tersebut telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

Ia pun mengaku belum mendapat kabar selanjutnya terkait kondisi sang guru dalam hasil pemeriksaan tersebut.

"Sekarang dia sedang berobat, mungkin sekarang ada di Saroso makanya kita langsung meliburkan semua sekolah," jelas Firmansyah.

"Kita juga masih menunggu laporan apakah benar atau tidak. Makanya empat hari kerja," sambungnya.

Sementara itu, pihaknya pun mengatakan telah mengadakan koordinasi dengan pihak medis wilayah setempat.

Namun, belum dilakukan pemeriksaan dan setrilisasi dikarenakan kasus tersebut masih bersifat dugaan.

"Tadi ada yang pagi dari Puskemas. Belum kan belum positif, dia masih diduga," tandasnya.

Sementara itu Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat sudah memantau wilayah mana yang sempat dijejaki warga negara asing (WNA) Jepang yang terdeteksi terkena virus corona.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini mengakui beberapa wilayah di Jakarta Barat sempat disinggahi oleh WNA Jepang tersebut.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved