Minggu, 12 April 2026

Dialog Ruang Tengah Bangka Pos

Wawancara Eksklusif: BPJ Pastikan Lada Bangka Belitung Masih yang Terbaik

Lada dan Timah selama ini merupakan komoditas andalan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebetulan, dua komoditas andalan ini sama-sama terpuruk.

Editor: Hendra
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Bambang Patijaya saat Dialog Ruang Tengah Bangka Pos ditemani Editor In Chief Bangka Pos Group Ibnu Taufik Juwariyanto, Selasa (10/3/2020) 

Lada dan Timah selama ini merupakan komoditas andalan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebetulan, dua komoditas andalan ini sama-sama terpuruk.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Babel, Bambang Patijaya atau yang akrab disapa BPJ bicara banyak soal ini saat singgah di program Dialog Ruang Tengah, Bangka Pos, Selasa (10/3).

Situasi perekonomian di Babel terus menunjukkan trend negatif. Bagaimana menurut anda?

Betul sekali, pertumbuhan ekonomi di Babel terus merosot. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung menepati peringkat kedua terendah di jajaran provinsi yang berada di Sumatera.

Pertumbuhan kita tercatat di angka tiga koma. Angka ini dalam 10 tahun terakhir memang terus merosot tajam.

Boleh dijelaskan singkat, kira-kira faktor apa yang mengakibatkan?

Penopang utama perekonomian di Babel masih mengandalkan sektor Timah dan juga lada di bidang pertanian dan perkebunan. Permasalahnnya, kedua sektor tersebut saat ini sedang dalam keadaan terpuruk.
Khusus untuk lada, kita harus melibatkan banyak pihak untuk mencarikan solusi. Jika komoditas ini tak segera membaik, kasihan petani lada kita.

Sebagai legislator asal Babel, apa upaya yang sudah dilakukan?

Kami sempat bicara dengan legislator lain dan mencoba mengusung masalah lada ini untuk dibahas secara khusus di Panitia Kerja. Awalnya kita usulkan Panja Lada, namun kemudian diganti dengan Panja Rempah dan akhirnya sekarang berubah nama menjadi Panja Perdagangan Komoditas

Apa yang bisa diharapkan dari Panja?

Lewat perdagangan komoditas kami berharap bisa dijadikan solusi, kami akan mengundang semua stake holder baik itu pemerintah dalam hal ini kementerian terkait seperti Kementerian Perdagangan, mungkin Pertanian dan sebagainya.

TONTON DIALOG RUANG TENGAH BERSAMA BPJ

Boleh dijelaskan secara simpel agar mayasrakat, utamanya petani lada bisa lebih memahami?

Dengan membahas ini di Level Panja, kita akan memanggil dan mengundang sejumlah pihak, termasuk kementerian untuk mencari solusi. Harga lada di pasar dunia ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor.
Tentu endingnya, kita ingin membuat regulasi agar lada kita ini bisa kembali bersaing di pasar dunia. Satu hal yang patut untuk jadi catatan adalah. Lada kita, utamanay Lada asal Babel ini tingkat kepedasannya paling bagus dibanding yang lain. Potensi inilah yang harus kita yakini dan optimalkan.

Berarti ada permasalahan lain yang mempengaruhi harga lada kita?

Inilah yang saya maksud. Soal harga lada bukan hal yang sederhana. Negara dalam hal ini pemerintah perlu hadir untuk ikut menyelesaikan masalah ini. Panja yang sedang kita upayakan ini semoga bisa menjadi solusi, tentunya bukan itu saja, butuh keterlibatan semua stageholder yang ada, termasuk pemerintah provinsi ketika kita bicara Bangka Belitung.

Siapa pesaing kita di pasar internasional?

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved