MENGENAL 8 Jenis Jendela, Mana yang Paling Cocok dengan Ruanganmu?
Berapa besarnya bukaan yang ideal? Ukuran bukaan pada jendela diatur sesuai kebutuhan akan penghawaan dan pencahayaan alami ruang.
BANGKAPOS.COM - Berapa besarnya bukaan yang ideal?
Ukuran bukaan pada jendela diatur sesuai kebutuhan akan penghawaan dan pencahayaan alami ruang.
Sebelum membuat jendela, beberapa pertimbangan harus dipikirkan seperti konstruksi, estetika, dan fungsi utama jendela sebagai sarana sirkulasi udara dan cahaya.
Ukuran jendela yang baik dalam sebuah ruangan sebaiknya 12% - 15% dari luas lantai bangunan. Standar Nasional Indonesia
(SNI) menyarankan agar luasan jendela tidak kurang dari 5% dari luas lantai.
Begitu juga dengan pilihan bentuknya, ditentukan berdasarkan pada posisi di mana jendela diletakkan dan seperti apa desainnya.
Tentang pilihan bentuk ini juga harus mempertimbangkan kemudahan operasional jendela untuk dibuka-tutup.
Berikut beberapa uraian jenis dan bentuk jendela dan kemampuannya mengakomodasi penghawaan dan pencahayaan.
Jendela seperti ini tidak dapat memberikan pertukaran udara yang baik, sehingga hanya berfungsi untuk memasukkan cahaya dan memberi view dari dalam ke luar.
Model jendela mati seperti ini biasanya dapat berfungsi sebagai bukaan untuk menambah keharmonisan komposisi tampak pada bangunan.


Dibuka ke dalam dan ke luar (swing).
Jendela jenis ini akan menghasilkan pertukaran udara 100%.
Bentuk seperti ini memerlukan ruang gerak yang cukup besar untuk operasionalnya sehingga tidak dapat menghemat ruang yang ada di bagian depannya.


:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mengenal-8-jenis-jendela-mana-yang-ideal-untuk-kebutuhan-ruangmu.jpg)
