Sabtu, 25 April 2026

MENGENAL 8 Jenis Jendela, Mana yang Paling Cocok dengan Ruanganmu?

Berapa besarnya bukaan yang ideal? Ukuran bukaan pada jendela diatur sesuai kebutuhan akan penghawaan dan pencahayaan alami ruang.

idea
Besar bukaan ideal sesuai SNI adalah 12% - 15% dari luas lantai bangunan. 

Dibuka ke atas atau ke bawah (dengan cara digeser).

Saat ini, bentuk jendela seperti ini sudah termasuk jarang digunakan.

Selain karena kurang praktis, untuk membukanya pun diperlukan tenaga yang cukup ekstra dibandingkan dengan bentuk jendela lain.

Namun, dengan bentuk jendela seperti ini aliran udara dapat masuk lebih cepat.

 
 Dibuka dengan diputar pada sumbu horizontal.

Jendela seperti ini dapat berputar 180 derajat.

Hal yang menjadi perlu diperhatikan dari jendela jenis ini adalah tentang bagaimana agar engselnya dapat tetap kuat dan pas. Sehingga tidak menyebabkan jendela loss berputar.

 Jungkit di bagian bawah (engsel di bawah).

Bentuk jungkit di bagian atas dapat menghemat ruang, namun udara yang masuk relatif lebih banyak dibandingkan dengan jendela jungkit di bagian bawah.

Pertukaran udara yang terjadi dapat mencapai 50%, karena angin dapat diarahkan secara langsung mengikuti bentuk kemiringan dari daun jendelanya.

 Jungkit di bagian bawah (engsel di atas).

Bentuk jendela dengan cara jungkit di bagian bawah lebih menghemat ruang, namun udara yang masuk sangat sedikit, hanya sekitar 20%.

Hal ini disebabkan pergerakan udara harus terhalang lebih dahulu oleh daun jendela baru kemudian dibelokkan ke atas.

 Berkaca krepyak terpisah kecil-kecil (nako).

Jenis jendela yang sederhana tetapi cukup baik untuk menghasilkan pergerakan udara yang optimal adalah jendela nako.

Sumber: Idea
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved