Virus Corona

Warga Muhammadiyah Salat Tarawih di Rumah Jika Virus Corona Belum Reda Hingga Ramadan

Warga Muhammadiyah salat tarawih di rumah jika virus vorona belum reda sampai bulan Ramadan 2020.

Tribun Timur
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Muhammadiyah mengeluarkan maklumat terkait fenomena wabah virus corona di Indonesia.

Ada 19 poin penting yang tercantum dalam maklumat Muhammadiyah tersebut.

Satu di antaranya adalah warga Muhammadiyah salat tarawih di rumah jika virus vorona belum reda sampai bulan Ramadan 2020.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan edaran tentang tuntunan ibadah dalam kondisi darurat virus corona (Covid-19) sesuai dengan Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Fatwa yang ditandatangani Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir pada 24 Maret 2020 ini menyampaikan, bahwa fenomena penyebaran wabah Covid-19 yang meluas termasuk di Indonesia merupakan pandemik yang mengancam kehidupan manusia.

Oleh karena itu, organisasi islam terbesar di Indonesia ini mengeluarkan 19 poin maklumat darurat Covid-19.

Fatwa MUI Soal Beribadah Terkait Wabah Penyakit Menular Virus Corona di Indonesia

Salah satu maklumatnya, yakni poin ke 12 yang menyatakan:

Apabila kondisi mewabahnya Covid-19 hingga bulan Ramadan dan Syawal mendatang tidak mengalami penurunan, maka: 

Pertama, salat tarawih dilakukan di rumah masing-masing dan takmir tidak perlu mengadakan salat berjamaah di masjid, musala dan sejenisnya, termasuk kegiatan Ramadan yang lain (ceramah-ceramah, tadarus berjamaah, iktikaf dan kegiatan berjamaah llainnya.

Kedua, puasa Ramadan tetap dilakukan kecuali bagi orang yang sakit dan yang kondisi kekebalan tubuhnya tidak baik, dan wajib menggantinya sesuai dengan tuntunan syariat.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved