Biografi
Sonia Fergina Citra
Tidak hanya sekedar ikut, tetapi ia juga berprestasi dan bisa membawa nama baik daerahnya.
Biografi Singkat Sonia Fergina
BANGKAPOS.COM -- Paras cantik, postur tubuh semampai dan menjadi Putri Indonesia 2018 adalah sekilas tentang Sonia Fergina.
Prestasi dalam ajang kecantikan bukan hal biasa baginya, beberapa kontes sebelum Putri Indonesia pernah diikutinya.
Tidak hanya sekedar ikut, tetapi ia juga berprestasi dan bisa membawa nama baik daerahnya.
Berikut biografi singkat Sonia Fergina Citra seperti dilansir dari berbagai sumber.
Sonia Fergina Citra lahir di Tanjung Pandan, 27 April 1993, adalah model dan pemenang kontes Puteri Indonesia 2018.
Sonia mewakili Indonesia pada kontes Miss Universe 2018 dan masuk dalam 20 Besar serta 10 Besar National Costume.
Sonia adalah anak bungsu dari enam bersaudara, dari pasangan Ken Prayoga dan Fransisca Eveline Burtner.
Wanita yang mahir berolahraga taekwondo ini bekerja di sebuah perusahaan distributor nasional di Jakarta sebagai Digital Marketing.
Sonia merupakan mahasiswi jurusan Sastra Inggris, Fakultas Humaniora, Universitas Bina Nusantara, Jakarta.
Sonia mengawali karier di dunia model sejak tahun 2005, melalui pemilihan Wajah Model Remaja Bangka Belitung.
Sonia sejak remaja sudah aktif di dunia model dan beragam kegiatan kontes lainnya.
Sekadar diketahui, Sonia Fergina Citra (25) dinobatkan menjadi Putri Indonesia 2018, Sabtu (10/3/2018) dini hari menyisihkan 38 kontestan lainnya.
Putri Indonesia Bangka Belitung 2017 terpilih, Sonia Fergina Citra (25) bukan orang baru di ajang kontes kecantikan.
Wanita asal Kabupaten Tanjungpandan Belitung yang kini mengenakan mahkota wanita tercantik di Indonesia ini pernah menjadi pemenang ajang kontes putri pariwisata mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2010.
Dan ajang Internasional Miss Oriental Tourism mewakili Indonesia tahun 2012.
Tahapan demi tahapan dilalui oleh gadis kelahiran Tanjungpandan Belitung ini.
Dia kini bekerja sebagai marketing communication salah satu perusahaan swasta.
Berbagai pertanyaan baik dari para juri maupun masyarakat dengan mantap dan lugas dijawab oleh wanita kelahiran 27 April 1993 ini.
Jadi Putri Indonesia Provinsi Kepulauan Babel
Sonia memang menjadi unggulan sejak awal malam pemilihan Putri Indonesia (PPI) Bangka Belitung.
Ini tampak terlihat dari riuhnya suara penonton tiap namanya disebut master of ceremony (MC), malam final PPI di Hotel Soll Marina, Minggu (17/12/2017) malam lalu.
Di tahap penyisihan pertama, Sonia terpilih menjadi salah satu dari delapan finalis yang maju ke babak final.
Berbeda dengan penyelenggaraan PPI Bangka Belitung sebelumnya, finalis PPI Babel 2017 hanya disaring dengan dua tahapan penyisihan saja.
Ditahap penyisihan kedua, Sonia mendapat pertanyaan cara yang akan ditempuhnya untuk mempromosikan Bangka Belitung.
Dengan tangkas, wanita kelahiran 27 April 1992 ini akan memanfaatkan media sosial agar nama Babel lebih dikenal.
Sonia mengaku sudah menerapkan cara ini sejak dirinya terpilih menjadi duta wisata.
Ia pun kian aktif sebagai pengguna media sosial.
Karena profesinya sebagai Digital Marketing di salah satu perusahaan distributor nasional di Jakarta.
"Bangka Belitung memiliki potensi pariwisata karena budayanya. Bahkan Babel sedang jadi
primadona dunia sejak Tanjung Kelayang dijadikan sebagai destinasi prioritas," ujar alumni Sastra Inggris Universitas Bina Nusantara (Binus).
Bekat pengalamannya, pemilik tinggi tubuh 175 cm berat badan 60 cm mengaku optimis membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Indonesia ke kancah internasional. (Bangkapos.com/Nordin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/puteri-indonesia-2018-sonia-fergina-citra-memakai-busana-rancangan-desainer-nasional.jpg)