Pelanggan Token Juga Dapat Listrik Gratis Berlaku 3 Bulan, Simak Penjelasan

Pemerintah RI menerbitkan kebijakan terkait pembayaran tagihan listrik kepada pelangga PLN.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pemerintah membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. 

BANGKAPOS.COM--Pemerintah RI menerbitkan kebijakan terkait pembayaran tagihan listrik kepada pelangga PLN.

Pemerintah telah memberi subsidi kepada  pelanggan dengan sambungan rumah berdaya 450 VA dan 900 VA.

Keputusan pemerintah di tengah wabah virus corona atau covid-19 tersebut, berlaku mulai Rabu (1/4/2020).

42 Bank Ini Diberi Keringanan Cicilan Akibat Dampak Covid-19, Berikut Daftarnya

Subsidi itu akan diterima oleh semua pelanggan 450 VA dan 900 VA, baik mereka yang terdaftar sebagai pelanggan paskabayar, maupun prabayar, alias meteran listrik dengan sistem token. 

Pemerintah membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Hal ini dilakukan sebagai tindakan konkrit dan kepedulian PLN dalam upaya untuk meringankan beban masyarakat akibat wabah pandemi Covid-19.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan PLN menindaklanjuti kebijakan pemerintah dengan menyiapkan pelaksanaan teknis.

Disebutkan bahwa pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau menggunakan token.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved