Virus Corona
Populer, Daun Laban Disebut Bisa Obati Virus Corona Covid-19, Video sang Kakek Viral
Populer, Daun Laban Disebut Bisa Obati Virus Corona Covid-19, Video sang Kakek Viral
Penulis: M Zulkodri | Editor: M Zulkodri
Minuman dari teh kulit kayu laban dapat menjadi obat masuk angin, teh kulit kayu laban yang diminum sebelum makan tidak menyebabkan sakit “ulu hati” atau dikenal dengan penyakit maag, dan ada juga yang memasak kulit kayu laban untuk dijadikan minuman dikarenakan rasa dan baunya yang khas dan untuk mengurangi bau air gambut yang mereka ambil dari sekitar ladang atau sawahnya.
Bisa Obati Kanker
Laban abang (Aglaia elliptica Blume) merupakan salah satu jenis tanaman Aglaia sp. Kelompok tanaman ini berasal dari genus Meliaceae.
Laban sendiri adalah sejenis pohon lontar atau kayu yang kerap dipakai untuk bahan rebana atau daun pintu.
Pohon itu mudah ditemukan di daerah beriklim tropis dan subtropis. Persebarannya antara lain meliputi Asia Tenggara, Australia bagian utara, dan sebagian besar wilayah di Kepulauan Pasifik.
Laban abang masih berkerabat dengan pohon delima (Punica granatum L) dan tanaman pacar cina (Aglaia odorata lour).
Konon, laban abang kalah populer oleh dua familinya itu. Tapi khasiat laban abang boleh jadi lebih manjur ketimbang delima atau pacar cina.
Terlebih setelah ditemukannya senyawa yang bisa dimanfaatkan sebagai obat kanker payudara.
Dalam tradisi masyarakat Vietnam, laban abang pada awalnya digunakan sebagai pestisida atau pengusir hama di sawah. Sebab ia mampu membunuh larva serangga.
Dari sinilah para ahli mulai meyakini bahwa tanaman itu memiliki senyawa sitotoksik (pembunuh sel) yang bisa dipakai untuk mengobati kanker.
Sejak awal tahun 2000-an, para ahli mulai gencar menelitinya.
Apoteker Farmasi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang Apt. Sudarsono M.Sc menjelaskan kandungan laban secara ilmiah.
"Dari penelusuran literatur bahwa tumbuhan ini merupakan genus dari keluarga Verbenaceae, yang terdiri dari 250 spesies. Laban sendiri yang dimaksud bernama ilmiah Vitex pubescens Vahl. Tapi apakah laban (leben--red) yang dimaksud pria dalam video itu Vitex pubescens Vahl?," ujar Sudarsono saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (6/4/2020).
Dijelaskan dari beberapa literatur yang diperolehnya, laban atau leben (Vitex pubescens Vahl) diketahui bahwa daun dan kulit kayu secara tradisional sering digunakan untuk mengobati encok, demam, penawar racun kalajengking, gangguan saluran cerna, meningkatkan nafsu makan, disentri, anti pembengkakan, rhinitis, kanker dan juga untuk meningkatkan stamina.
Selain itu, juga sering digunakan pengusir serangga (bug rapellent), antifungi, antimikroba, untuk menstruasi dan gynecology.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/daun-laban.jpg)