Virus Corona

Pakar Epidemiologi UI Khawatir Jika Puncak Virus Corona Terjadi di Bulan Ramadan

Pandemi Corona di Indonesia Menurut Pakar Epidemiologi; 'Yang Mengkhawatirkan Itu Bulan Ramadan'

Tribunjababar.id/M Nandri Prilatama
Pemakaman jenazah pasien Covid-19 atau virus corona. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sekjen MUI Minta Tidak Ada Penolakan Terhadap Penguburan Jenazah Pasien Corona, https://www.tribunnews.com/corona/2020/04/02/sekjen-mui-minta-tidak-ada-penolakan-terhadap-penguburan-jenazah-pasien-corona. Penulis: Fahdi Fahlevi Editor: Anita K Wardhani 

BANGKAPOS.COM - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan memprediksi puncak virus corona di Indonesia kemungkinan besar terjadi di bulan April ini.

"Pada model kami, jika pemerintah tidak melakukan apa-apa, jadi dalam skenario terburuk itu kita akan mencapai puncak dari epidemi corona pada pertengahan April," ujar Iwan saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Minggu (5/4/2020).

Namun ia menjelaskan dari hasil penelitiannya puncak Covid-19 ini bisa saja bergeser jika pemerintah melakukan intervensi yang tepat.

"Kemudian, kalau dari model itu puncaknya juga akan bergeser, puncak ini bergeser itu lebih baik.

Ia mengatakan apabila pemerintah bisa menangani wabah ini dengan baik, maka Covid-19 di Indonesia diperkirakan akan usai pada akhir Mei atau awal Juni.

"Kalau dari model yang kami buat dilakukan intervensi yang baik, ini kasusnya akan berkurang di akhir Mei atau awal Juni. Tapi dengan catatan itu intervensinya dilakukan dengan intensif dan kita bisa menjaga penyebarannya," ucap Iwan..

Kendati demikian, Iwan mengingatkan masyarakat untuk baiknya tidak melakukan mudik terlebih dahulu.

"Yang mengkhawatirkan itu ada bulan Ramadan, ada Lebaran di mana ada kebiasaan kita di mudik, pulang kampung itu jadi sarana penyebaran Covid-19 ini," ungkapnya.

Ternyata 70 Persen Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tanpa Gejala, Muncul Istilah Baru OTG

Sebagian besar kasus positif virus corona di Indonesia ternyata kebanyakan muncul dari orang tanpa gejala.

Halaman
1234
Penulis: tidakada001
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved