Breaking News:

Berita Bangka

Petugas Temukan Kondom di Eks Lokalisasi Sambung Giri, Ada Warga yang Sebut Beroperasi Diam-diam

"Kami periksa kamar-kamar karena ada laporan warga yang menyebut tempat ini kadang buka (beroperasi) diam-diam, untuk pelanggan khusus," katanya.

Penulis: Fery Laskari
Editor: Dedy Qurniawan
IST/A.Suherman
Tampak Tim Satpol PP Bangka menggelar pengecekan di eks Lokalisasi Sambung Giri (SG) Merawang Bangka, Rabu (8/4/2020) 

BANGKA POS.COM, BANGKA - Walau aktiVitas hiburan di bekas Lokalisasi Sambung Giri (SG) Merawang Bangka telah ditutup, namun pengawasan tetap dilakukan semasa Wabah Covid 19 melanda.

Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka dikerahkan turun ke lokasi untuk memastikan bahwa tak ada aktifitas di tempat itu.

Walau kondisinya vakum, namun Pol PP masih menemukan kondom di atas kasur sebuah wisma di komplek ini.

Berikut penjelaasan Plt Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Kusyono Aditama diwakili Kabid Penegakan Perundang-Undangan Pol PP, Achamd Suherman kepada Bangka Pos, Rabu (8/4/2020).

"Hari ini kita patroli dan lakukan pengawasan di eks Lokasi Sambung Giri pasca ditutup," kata Suherman.

Diakuinya, kawasan yang dimaksud tampak lengang dibanding beberapa waktu sebelumnya. Namun demikian, Pol PP tetap memeriksa setiap kamar yang ada di wisma bekas lokalisasi yang katanya telah beralih sebagai karoke tersebut.

"Kami periksa kamar-kamar karena ada laporan warga yang menyebut tempat ini kadang buka (beroperasi) diam-diam, untuk pelanggan khusus," katanya.

Kegiatan tersebut dilakukan terkait instruksi pemerintah yang mengharuskan tempat hiburan tidak beroperasi karena Wabah Corona.

"Kegiatan monitoring tempat hiburan eks lokalisasi dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Covid 19," tegasnya.

Sementara itu saaat tiba di lokasi ini Suherman tak sendiri, didampingi Kasi Pengawasan dan Kasi Penyelidikan-Penyidikan serta JFT maupun staf PPUD.

Pemantauan dan pengecekan dilakulan di Wisma Putri Tanjung, Wisma Bougenville, Wisma Mutiara dan Wisma Cempaka.

Di wisma ini tidak di temui adanya aktivitas.

Berdasarkan keterangan pemilik wisma kepada Pol PP, aktivitas mereka ditutup sejak adanya intruksi pihak kepolisian beberapa waktu lalu.

Pemilik wisma juga menyatakan, pegawai sudah dipulangkan ke daerah masing-masing.

"Namun demikian kita tetap periksa setiap kamar di wisma eks lokalisasi ini. Hasilnya masih kita temukan kondom (alat kontrasepsi) di atas kasur salah satu wisma. Kegiatan ini bukan hanya terkait Covid 19, tapi dalam rangka menjelang Ramadhan. Apalagi memang banyak pengaduan masyarakat, LSM yang meminta semua tempat berbau prostitusi segera ditutup," kata Suherman seraya menyebut, kegiatan juga terkait Surat Kemensos RI, B.2/Kemensos/ 2.1/KS.02/11/ 2019 tentang pemberantasan praktik-praktik pelacuran di Indonesia.(bangkapos.com/ferylaskari)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved