Kamis, 30 April 2026

Ketahui Manfaat Jahe dan Kunyit Hingga Efek Sampingnya

Jahe yang memiliki nama latin Zingiber officinale mengandung gingerol yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan kuat.

Tayang:
Editor: suhendri
KOMPAS.com/Syahrul Ramdhani
Pedagang rempah-rempah membersihkan jahe di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, (13/3/2020). 

BANGKAPOS.COM - Jahe dan kunyit merupakan dua dari sekian banyak tanaman yang tumbuh di Indonesia.

Dua jenis tanaman tersebut juga sering kali dipakai sebagai bahan untukmpengobatan herbal.

Keduanya telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati berbagai penyakit, mulari dari migrain hingga peradangan kronis.

Jahe yang memiliki nama latin Zingiber officinale mengandung gingerol yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan kuat.

Sementara, kunyit atau Curcumin longa mengandung senyawa curcumin yang juga membantu merawat dan mencegah beberapa kondisi kronis.

Jahe dan kunyit dapat dikonsumsi segar, kering, atau ditumbuk, dan ditambahkan ke berbagai hidangan.

Bahkan, di toko-toko tekah tersedia jahe dan kunyit yang dikemas dalam bentuk suplemen.

Manfaat jahe dan kunyit

Melansir Healthline, banyak riset yang telah membuktikan manfaat konsumsi jahe dan kunyit.

Berikut manfaat tersebut:

1. Mengurangi peradangan

Peradangan kronis bisa memicu berbagai penyakit seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Peradangan juga bisa memperburuk kondisi autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan penyakit radang usus.

Kabar baiknya, hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi jahe dan kunyit karena keduanya mengandung antiinflamasi yang kuat.

Hal ini telah terbukti pada riset yang meneliti 120 orang penderita osteoarthritis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved