Senin, 20 April 2026

Virus Corona

Sebelum Ada Larangan Mudik, Hampir 1 Juta Orang Sudah Pulang Kampung

Presiden Jokowi menganggap arus masyarakat sebelum pelarangan mudik adalah kegiatan pulang kampung.

Editor: fitriadi
Kompas TV
Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2020) di Istana Bogor. Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah memutuskan Status Kedaruratan Kesehatan untuk Indonesia serta menerbitkan PP Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

BANGKAPOS.COM -- Jumlah orang mudik di Indonesia selama wabah virus corona diperkirakan sudah mencapai 1 juta orang.

Sebagian dari pemudik adalah orang yang terkena imbas cocona. Mereka kena PHK sehingga menganggur.

Mereka pulang kampung sebelum ada larangan dari pemerintah untuk mudik bagi kalangan masyarakat biasa.

Sekarang Presiden Jokowi resmi melarang semua kalangan masyarakat untuk mudik, bukan hanya untuk PNS, TNI dan Polri.

Presiden Jokowi sendiri menganggap arus masyarakat sebelum pelarangan mudik adalah kegiatan pulang kampung.

Jokowi menganggap kegiatan mudik berbeda dengan pulang kampung.

Jawaban Jokowi tersebut sempat membuat Najwa Shihab heran.

Hal tersebut dikatakan Presiden saat ditanya Najwa Shihab dalam Mata Najwa Jokowi Diuji Pandemi.

Tanggapi Keputusan Presiden Jokowi Soal Larangan Mudik, Walikota Solo: Telat Sudah Banyak yang Mudik

Najwa Shihab mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Jokowi di Istana Merdeka.

Najwa Shihab menanyakan perihal arus masyarakat yang sudah mencuri start mudik saat pandemi Covid-19.

"Kontroversi mudik, data dari Kemenhub sudah hampir 1 juta orang curi start mudik,

faktanya sudah terjadi penyebabarn orang di daerah bapak," kata Najwa Shihab ke Jokowi.

Jokowi mengatakan hal tersebut bukanlah mudik, melainkan pulang kampung.

"Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung.

Memang bekerja di Jabodetabek, di sini sudah tidak ada pekerjaan, ya mereka pulang. Karena anak istrinya ada di kampung," kata Jokowi.

Najwa Shihab lantas menanyakan beda mudik dengan pulang kampung ke Jokowi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved