Bukti tentang Berdirinya Kerajaan Tarumanegara
Satu di antara pertanyaan yang sering muncul pada buku pelajaran sekolah dasar adalah tentang bukti berdirinya Kerajaan Tarumanegara.
Terakhir pada 419 Masehi, dirinya memperintahkan untuk memperdalam Sungai Citarum yang dinilai sebagai sungai terbesar di wilayah Kerajaan Tarumanegara.
Sungai menjadi sarana perekonomian penting sehingga pembangunan sungai membangkitkan perekonomian pertanian dan perdagangan.
Setelah itu beberapa raja tercatat memerintah Kerajaan Tarumanegara, seperti:
- Wisnuwarman (434-455 Masehi)
- Indrawarman (455-515 Masehi)
- Candrawarman (515-535 Masehi)
- Suryawarman (535-561 Masehi)
- Kertawarman (561-628 Masehi)
- Sudhawarman (628-639 Masehi)
- Hariwangsawarman (639-640 Masehi)
- Nagajayawarman (640-666 Masehi)
- Linggawarman (666-669 Masehi)
Masa keruntuhan Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Tarumanegara mengalami kemunduran setelah dipegang oleh Sudhawarman.
Saat itu dirinya memberikan kebijakan otonomi daerah kepada raja-raja di bawahnya.
Namun kebijakan tersebut tanpa pengawasan. Karena tidak diwasi, terjadilah perpecahan di Kerajaan Tarumanegara. Kerajaan tersebut pecah menjadi dua, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.
(Bangkapos.com/Nordin/Kompas.com/Serafica Gischa)
Sebagian artikel tayang di Kompas.com dengan judul "Jelaskan Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara, Jawaban Belajar di Rumah TVRI"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/peta-kekuasaan-kerajaan-tarumanegara.jpg)