Profil Tom Liwafa Crazy Rich Surabaya yang Bagikan Uang dalam Kardus kepada Warga
Tom Liwafa "Crazy Rich Surabaya" menghebohkan jagat maya lewat aksinya membagi-bagikan kardus berisi uang jutaan rupiah.
BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Aksi Tom Liwafa bagi-bagi uang dalam kardus viral di media sosial.
Pengusaha muda asal Surabaya yang dijuluki "Crazy Rich Surabaya" memasukkan lembaran uang Rp 100.000 ke beberapa kardus.
Selain uang, juga terdapat mi instan dan beras 5 kilogram.
Tom bersama temannya kemudian menaiki Porsche dan berkeliling memberikan kardus berisi uang, mi, dan beras ke sejumlah warga yang ditemui di jalan.
Paket uang, beras dan mi instan itu diberikan kepada warga yang dianggapnya tidak mampu.
Video aksi viral Tom Liwafa diungggah di akun Instagram-nya, @tomliwafa
Tom mengatakan, video donasi uang dalam kardus mi itu dibuat untuk menanggapi konten video Youtuber Ferdian Paleka yang viral belakangan ini.
Diketahui, Ferdian melakukan prank dengan memberikan kardus berisi sampah kepada beberapa transpuan di jalan.
• VIRAL, Bikin Prank Kado Isi Batu dan Sampah untuk Waria, Youtuber Ferdian Paleka Tuai Kecaman
• Pengakuan Waria yang Kena Prank Youtuber Ferdian Paleka, Berharap Dapat Makanan Malah Dapat Sampah
Simak video ini:
Ternyata Mantan Rocker
Sebelum menjadi pengusaha sukses seperti sekarang, sosok Tom Liwafa di usia 18 tahun lebih banyak dikenal sebagai vokalis band rock metal.
Penampilannya pun layaknya seorang rockstar, yang kerap memakai outfit serba hitam dengan rambut gondrong terturai.
Bila melihat penampilan Tom di masa lalu, sulit dibayangkan ia bisa sukses menjadi pengusaha di usia muda.
Meski penampilannya di masa lalu lebih terlihat sebagai rocker, Tom mengaku tak punya niatan menjadi musisi.
• PENGUSAHA Surabaya Taruh Uang Ratusan Ribu dalam Kardus Mi Instan Bukan Sampah
• Kisah Inspiratif Tom Liwafa Menuai Sukses dari Kerja Keras di Saat Banyak Anak Muda Nongkrong
Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa bagi-bagi kardus isi uang dan mie instan (Intagram@tomliwafa)
Sejak kecil, ia hanya memiliki angan-angan untuk bisa menjadi pengusaha sukses di masa depan. Tujuannya hanya satu, membalikkan kehidupannya menjadi lebih baik.
"Kalau dari kecil bisa dibilang pengin jadi pengusaha, cuma kan tidak menyangka akan secepat ini," kata Tom saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/07052020_tom-liwafa.jpg)