Kamis, 16 April 2026

Raja Thailand Habiskan Waktu Lockdown Covid-19 Bersama 20 Selir di Hotel Jerman

Raja Thailand menghabiskan waktu lockdown bersama 20 selir alias budak nafsunya di sebuah hotel di Jerman.

Editor: fitriadi
instagram @thairoyalfamily
Langgar aturan lockdown negaranya sendiri, Raja Thailand nekat terbang ribuan mil hanya untuk berpesta. 

BANGKAPOS.COM, BANGKOK - Raja Thailand Vajiralongkorn (67) belum lama ini pergi ke Jerman di tengah situasi pandemi Covid-19.

Dia pergi ke Jerman dan menyewa satu hotel bersama 20 budak nafsunya, untuk menemaninya.

Melansir Daily Mail, pada Jumat (8/5/20), mereka menyewa hotel Alpine.

Raja Thailand menghabiskan waktu lockdown bersama 20 selir alias budak nafsunya.

Mereka memesan seluruh lantai empat yang mencakup ruang hiburan dan dihiasi dengan barang antik Thailand.

Staf hotel pun juga dilarang untuk pergi ke lantai empat yang sudah disewa oleh Raja Vajilangkorn.

Kisah Viral Nenek Berusia 1 Abad Menikah 23 Kali, Suami Terbaru Beda Umur 70 tahun

Seorang reporter yang menyelidiki hotel bernama Max Boeddeker mengatakan, kekebalan diplomatik yang dimiliki raja tersebut menyebabkan Jerman hanya bisa melakuan sedikit hal.

Tetapi diyakini, Raja Maha Vajilongkorn sudah kembali ke negara asalnya Thailand.

Bersama dengan 20 wanita yang diyakini sebagai budak nafsunya, tersebut memiliki pangkat laiknya seorang anggota militer.

Budak nafsu tersebut, meskipun dianggap sebagai selir, mereka ternyata seperti unit militer pasukan khusus.

Di Hotel itu, sang Raja menghabiskan banyak waktu bersama 20 wanita tersebut.

Mereka diberi sebutan dengan gaya militer, dengan nomor S01 hingga S020, dengan peringkat seperti mayor hingga kolonel.

Wanita-wanita itu juga diberi gelar kehormatan seperti Sirivajirabhakdi, atau yang cantik akan setia kepada raja.

Raja tersebut tampaknya menikmati, 'ruang kesenangan' yang dibuat khusus untuk raja bersama 20 budak nafsunya.

Pakar Thailand Andrew McGregor Marshall mengatakan, "Seluruh lantai dipenuhi dengan barang antik dan harta benda khas dari Thailand." 

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved