Tips

3 Cara Memilih Daging Ayam yang Segar

Tips ini ia bagikan dalam sesi #MasakdiRumahAja, demo masak Kari Ayam khas India di Live Instagram Kompas Travel @kompas.travel.

Editor: khamelia
Sajian Sedap
Daging Ayam 

BANGKAPOS.COM - Memilih daging ayam yang segar terbilang penting. Daging yang segar aman untuk dikonsumsi dan lebih awet jika disimpan di freezer dalam waktu lama. 

Executive Chef dari Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta, Hamdan, berbagi tips memilih daging ayam yang segar. 

Tips ini ia bagikan dalam sesi #MasakdiRumahAja, demo masak Kari Ayam khas India di Live Instagram Kompas Travel @kompas.travel.

"Pilih daging yang warnanya masih merah muda, kalau agak kemerah-merahan itu baru dipotong," jelas Hamdan di Live Instagram, Jumat (8/5/2020). 

Hamdan mengatakan kalau daging ayam berwarna pucat, artinya sudah dipotong sehari atau dua hari sebelumnya. 

Selain warna, tips memilih daging ayam potong yang segar bisa dilihat dari teksturnya. Hamdan menyebutkan daging ayam yang segar pasti elastis.

Untuk cara mengetahuinya, kamu bisa menekan daging ayam. 

Apabila dagingnya kembali ke bentuk semula dengan cepat setelah ditekan, maka daging tersebut masih segar. 

Sutami, penjual daging ayam di Pasar Legi Jombang Jawa Timur, saat melayani pembeli ayam di lapak miliknya, Jumat (20/12/2019).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Sutami, penjual daging ayam di Pasar Legi Jombang Jawa Timur, saat melayani pembeli ayam di lapak miliknya, Jumat (20/12/2019).

Namun sebaliknya, jika daging ayam ditekan dan lama kembali ke bentuk semula bisa menjadi penanda daging tidak segar.

Apalagi jika tekstur daging ayam saat ditekan lembek dan berlendir, berarti daging ayam sudah rusak. 

Hamdan menyebutkan daging ayam yang berlendir artinya sering dibekukan dan dicairkan kembali sehingga sel-sel di dalam ayam menjadi rusak.

Cara lain mengetahui daging ayam segar juga bisa dicium dari aromanya. Daging ayam yang segar baunya tidak anyir, tidak menyengat, dan tidak amis.

"Selama dagingnya tidak rusak dan baunya masih enak serta tidak bebau amis, itu masih layak di konsumsi," paparnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved