Rabu, 8 April 2026

TIPS

Jangan Salah Pilih, Begini Cara Membedakan Mana Daging Sapi Segar dan Gelonggongan,

Daging segar berbau normal khas sapi, tidak ada bau yang terlalu amis dan terlalu tajam dan saat disentuh kenyal dan padat

Editor: Hendra
Antara/M. Agung Rajasa
Pedagang Daging 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  -- Mendekati lebaran masyarakat mulai banyak yang membeli daging untuk dikonsumsi saat lebaran.

Masakan untuk lebaran biasanya di rendang, atau bisa juga diolah menjadi menu masakan lainnya.

Rasa nikmatnya masakan, tentunya sangat berpengaruh pada kualitas daging sapi yang digunakan.

Selain bumbu yang tepat, harus diketahui juga bagaimana caranya memilih daging yang segar sebagai bahan masakan.

Chef Hotel Santika Cirebon, Aguk Prasetiyo memberikan tips memilih daging segar.

Daging yang segar dan berkualitas baik dapat dilihat dari tekstur, warna, darn aromanya.

"Kalau beli daging di pasar pertama kita raba dulu dari teksturnya. Setelah itu kita cium baunya," jelas Aguk kepada Kompas.com pada Rabu (6/5/2020).

Ia menjelaskan daging segar berbau normal khas sapi. Tidak ada bau yang terlalu amis dan terlalu tajam.

Daging mentah.
Daging mentah. (Pxhere)

Bau daging yang sudah tidak segar akan tercium anyir dan sangat amis.

Sementara tekstur daging yang segar saat disentuh akan kenyal dan padat.

Dari segi warna, daging akan merah kehitaman.

Namun penjual nakal di pasar sering memberi pewarna pada daging.

Hal ini untuk mengelabui pembeli agar daging tampak segar.

Aguk menyarankan untuk memegang daging.

Apabila ada warna merah dari daging susah hilang saat digsok, maka bisa dikatakan warna merah tersebut berasal dari pewarna.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved