Breaking News:

Ramadan 2020

Panduan Tata Cara I'tikaf di Rumah saat Wabah Covid-19

Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Seorang perempuan muslim membaca Alquran saat melakukan I'tikaf atau berdiam diri pada malam ganjil hari ke-21 Ramadan di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (16/6/2017) dini hari. 

BANGKAPOS.COM - Pada bulan Ramadan 2020 ini, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah di rumah saja karena wabah virus corona. Ibadah tersebut juga termasuk melaksanakan itikaf.

Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar.

Melansir unggahan Instagram Ustadz Abdul Somad yang dipublikasi pada Rabu (13/5/2020), Ustadz Abdul Somad menjelaskan hukum dan tata cara beritikaf di rumah saat masa pandemi covid 19.

Tak hanya itu, beliau juga menjelaskan waktu-waktu yang bisa digunakan umat muslim untuk melaksanakan itikaf.

Pertama, Ustadz Abdul Somad memaparkan pengertian dari i'tikaf serta dalil yang mendukungnya.

"Itikaf adalah menetap di masjid dgn niat ibadah. dan dalil yang mendukungnya adalah berdasarkan hadits Riwayat Al Bukhari yang mana menyebutkan Rasulullah SAW itikaf di 10 terakhir Ramadan hingga beliau wafat," ujar UAS.

"Begitu pula istri-istri beliau tetap itikaf setelah beliau wafat," kata Somad.

Adapun tujuan  untuk beritikaf adalah:

1. Mensucikan hati

2. Merasakan pengawasan Allah

3. Fokus ibadah

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved