Ramadan 2020
Panduan Tata Cara I'tikaf di Rumah saat Wabah Covid-19
Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar.
BANGKAPOS.COM - Pada bulan Ramadan 2020 ini, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah di rumah saja karena wabah virus corona. Ibadah tersebut juga termasuk melaksanakan itikaf.
Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar.
Tak hanya itu, beliau juga menjelaskan waktu-waktu yang bisa digunakan umat muslim untuk melaksanakan itikaf.
Pertama, Ustadz Abdul Somad memaparkan pengertian dari i'tikaf serta dalil yang mendukungnya.
"Itikaf adalah menetap di masjid dgn niat ibadah. dan dalil yang mendukungnya adalah berdasarkan hadits Riwayat Al Bukhari yang mana menyebutkan Rasulullah SAW itikaf di 10 terakhir Ramadan hingga beliau wafat," ujar UAS.
"Begitu pula istri-istri beliau tetap itikaf setelah beliau wafat," kata Somad.
Adapun tujuan untuk beritikaf adalah:
1. Mensucikan hati
2. Merasakan pengawasan Allah
3. Fokus ibadah
4. Melepaskan diri dari keduniawian
5. Berserah diri pd Allah
Lalu berapa lama waktu yang diperlukan untuk beritikaf?
"Seminim-minif itikaf, Lama dikit dari ruku'. Sementara untuk waktu maksimalnya, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW, beliau pernah 20 hari tidak keluar masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.
* Di mana saja tempat yang bisa dilakukan untuk beritikaf?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perbanyak-ibadah-jamaah-membaca-alquran-saat-melakuka.jpg)