Ini Sosok Siapa Edward Colston yang Patungnya Dirobohkan Demonstran di Bristol
Demonstran anti-rasisme di Inggris merobohkan patung Edward Colston di Bristol barat, membuangnya ke laut, Minggu (7/6/2020) waktu setempat.
Ini Sosok Siapa Edward Colston yang Patungnya Dirobohkan Demonstran di Bristol
BANGKAPOS.COM - Demonstran anti-rasisme di Inggris merobohkan patung Edward Colston di Bristol barat, membuangnya ke laut, Minggu (7/6/2020) waktu setempat.
Patung perunggu itu ditarik dari pedestalnya, sebuah tugu cukup tinggi, hingga terjungkal sebelum digulingkan beramai-ramai di jalanan.
Colston dianggap simbol perbudakan abad ke-17. Aksi dramatis itu mendapat sorotan luas media dunia.
Polisi Inggris yang berjaga-jaga membiarkan aksi pengrusakan tersebut.
Colston adalah pedagang lokal yang menumpuk sebagian besar kekayaannya dari perdagangan budak.
Patung dirinya telah berdiri di kota itu sejak 1895, tetapi kehadirannya di kota multikultural ini menjadi semakin kontroversial belakangan.
Ia semula dianggap simbol dan tokoh kemajuan kota Bristol.
Aksi penghancuran patung Colston ini dikritik sejumlah kalangan, termasuk pejabat pemerintahan Inggris.
Beberapa tokoh-tokoh terkemuka dalam pemerintahan Boris Johnson, telah mengutuk para pengunjuk rasa.
"Kami tinggal di negara di mana orang lain merasa kehilangan kendali atas sejarah dan identitas mereka dan, saya pikir itu kesalahan," kata Wali Kota Bristol, Marvin Rees kepada BBC, Senin (8/6/2020).
"Tapi banyak orang merasa patung Colston mewakili rasa Bristol, jadi kita sebagai kota sekarang perlu berbicara," imbuhnya.
Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel, mengatakan kepada Sky News, benar-benar (tindakan) memalukan patung itu diturunkan.
Polisi di Bristol mengatakan penyelidikan sedang berlangsung dan petugas dikumpulkan rekaman insiden itu.
Tapi Inspektur Andy Bennett mengatakan ia juga kecewa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/patung-edward-colston-di-bristol-barat-inggris-dirobohkan-para-demonstran-1314314.jpg)