Kamis, 7 Mei 2026

TULISAN Tangan Dokter Sulit Dibaca, Ternyata Begini Penjelasannya

Kalimat latin yang nampak jelas di huruf awalannya saja dan terkesan seperti tanda tangan terkadang hanya bisa dibaca oleh apoteker.

Tayang:
Info Spesial
Ilustrasi tulisan tangan Dokter 

BANGKAPOS.com - Biar orangnya ganteng atau cantik, mengapa tulisan tangan para dokter selalu jelek bahkan sampai sulit dibaca? Sekian lama pertanyaan ini jadi teka-teki, akhirnya kini terungkap jawabannya ....

Faktanya memang begitu. Para dokter biasanya memiliki tulisan yang sulit dibaca.

Bahan sering dianggap mirip cekeran ayam. Ternyata ini alasan dibalik tulisan tersebut.
Sebagian besar pasien selalu mencoba membaca tulisan resep yang diberikan oleh dokter.

Namun permasalahannya, tulisan tangan dari dokter kerap kali sulit untuk dibaca.

Dokter Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah Untuk Pemberantasan Covid-19
Dokter Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah Untuk Pemberantasan Covid-19 (Istimewa)

Bahkan berkali-kali mencoba untuk membaca tulisan tangan itu, pasien tetap merasa kebingungan.

Kalimat latin yang nampak jelas di huruf awalannya saja dan terkesan seperti tanda tangan terkadang hanya bisa dibaca oleh apoteker.

Rupanya, tak semua dokter memiliki tulisan yang buruk sejak lama.

Ilustrasi dokter
Ilustrasi dokter (wikimediacommons)

Kebanyakan dari mereka memiliki tulisan buruk seiring waktu dalam perjalanan karier sebagai dokter.

Ternyata banyak alasan yang mendasari mengapa dokter memiliki tulisan yang sulit dibaca.

Salah satunya adalah saat para dokter menjalani pendidikan.

Dalam pendidikan di bangku kuliah kedokteran, banyak catatan yang harus mereka tulis untuk menunjang kariernya kelak.

Lantas, seperti apa alasan-alasan lain yang membuat tulisan tangan seorang dokter sulit dibaca?

Berikut TribunStyle.com rangkum 5 alasan tulisan tangan dokter sulit dibaca, dilansir dari berbagai sumber diantaranya:

1. Banyak Catatan

Dokter
Dokter (Lifescript)

Saat masih menjadi mahasiswa kedokteran, mereka disibukkan dengan berbagai praktikum dan diharuskan memiliki kecepatan ekstra dalam menuliskan catatan.

Oleh sebab itu, tulisan para dokter yang kerap terlihat seperti diseret ini menjadi sulit dibaca.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved