TULISAN Tangan Dokter Sulit Dibaca, Ternyata Begini Penjelasannya
Kalimat latin yang nampak jelas di huruf awalannya saja dan terkesan seperti tanda tangan terkadang hanya bisa dibaca oleh apoteker.
2. Catat riwayat setiap pasien
Saat menjalankan tugasnya, dokter kerap disuguhkan dengan banyaknya pasien di waktu yang singkat.
Dilansir dari Kompas.com, Celine Thum, seorang direktur medis di ParaDocs Worldwide menuturkan bila semua yang berhubungan dengan dunia medis harus didokumentasikan.
Maksudnya adalah, ketika sedang menangani pasien, dokter harus mencatat berbagai detail keluhan untuk dijadikan bukti riwayat kesehatan.
3. Terburu-buru
Mirip dengan poin kedua, dalam poin ini dokter kerap kali terburu-buru dalam menangani pasien.
Jumlah pasien yang membludak membuat para dokter harus sigap dan tepat saat menangani pasien satu sama lain.
"Jika Anda benar-benar menulis selama 10 hingga 12 jam sehari dengan tangan, tangan Anda tidak akan bisa melakukannya," kata Ruth Brocato, dokter perawatan medis.
Jika dokter punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama setiap pasien, mereka mungkin melambat dan memberi tangan mereka istirahat.
Tetapi kenyataannya adalah, sebagian besar dokter bergegas dari satu pasien ke pasien lain karena ada begitu banyak untuk hadir.
Dengan waktu yang begitu sedikit, dokter hanya peduli dengan mencatat semua informasi, daripada menyempurnakan tulisan mereka.
4. Istilah medis sulit ditulis tangan
Mengutip Kompas.com, ada banyak istilah medis yang sulit ditulis secara rinci.
Menurut Celine Thum, istilah medis yang sulit ditulis misalnya adalah "epidimitis", apabila dengan bantuan komputer aka ada bantuan dari fitur koreksi untuk membenarkan kesalahan huruf.
Dokter bisa saja menuliskan kata tersebut dengan jelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tahukah-kamu-ternyata-ini-alasan-mengapa-tulisan-tangan-dokter-sulit-dibaca.jpg)